Puluhan Batang Kayu Jati Bodong Diamankan Polisi - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Puluhan Batang Kayu Jati Bodong Diamankan Polisi

Mojokerto-(satujurnal.com)
Puluhan batang kayu jati senilai jutaan rupiah yang diangkut sebuah truk di jalan raya  Ngayuman, Desa Pohjejer, Kecamatan Pohjejer, Kabupaten Mojokerto tanpa dilengkapi dokumen resmi diamankan di Mapolsek Gondang, Mojokerto.

Sopir truk, Sulistyo, 49, warga Dusun Ketegan, Kecamatan Gondang, Mojokerto pengangkut kayu jati bodong tersebut kini meringkuk di balik jeruji tahanan Mapolsek Gondang polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Gondang AKP Shodiq mengatakan, penangkapan terhadap Sulistyo terjadi, Sabtu (03/05/2014) sekitar pukul 05.00 WIB merupakan hasil pengintaian yang sudah dilakukan sebelumnya. 

''atas informasi dari masyarakat, bahwa ada kegiatan pengangkutan hasil hutan tanpa surat keterangan dari perhutani,'' ungkapnya 

Pengejaran pun dilakukan petugas dan berhasil menghadang laju truk Mitsubishi nopol S 9386 QA yang dikendarai Sulistyo.

Dari tangan sopir tersebut, petugas mengamankan 23 batang kayu jati yang diangkut diatas truk.

Menurut Sodiq, mengangkut hasil hutan yang tidak dilengkapi surat keterangan resmi, merupakan pelanggaran atas Pasal 12 UU Nomor 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hasil Hutan.

Hanya saja, petugas belum menemukan siapa pemilik puluhan batang kayu jati, termauk lokasi pengirimannya.''Kami masih melakukan lidik, terhadap siapa yang memiliki usaha pengolahan kayu ini. sebab yang bersangkutan hanya diketahui sebagai sopir,'' lanjutnya.

Namun tak hanya itu, polisi juga akan memburu satu truk lainnya yang sama-sama mengangkut puluhan batang kayu jati. sebab pada saat penangkapan, satu truk berhasil meloloskan diri sebelum kedatangan petugas.

''Hasil penyelidikan ternyata ada dua truk yang membawa kayu jati, tapi berhasil menghindari petugas,'' pungkasnya.

Sementara itu, Sulistyo mengaku tidak tahu menahu soal asal-usul puluhan kayu jati itu. Ia menyebut dirinya sebagai orang suruhan dan hanya menjalankan jasa pengiriman barang dengan armada truk. ''tidak tahu, saya hanya menjalankan tugas saja,'' akunya. (wie).









Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional