Headlines :
Home » » Belum Ada PSK Eks Dolly di Mojokerto

Belum Ada PSK Eks Dolly di Mojokerto

Written By Satu Jurnal on Kamis, 19 Juni 2014 | 18.08

Mojokerto-(satujurnal.com)
Meski Pemkot Surabaya melakukan pemulangan 18 pekerja seks komersial (PSK) asal Mojokerto yang selama ini bekerja di lokalisasi Dolly Surabaya namun sinyal eksodus belum tampak. 

“Tidak ada penghuni baru, apalagi PSK asal Dolly,” kata Bambang, salah satu pengurus Yayasan Mojopahit Jatim, Balongcangkring Baru, Kelurahan Mentikan, Kota Mojokerto, yang memberdayakan puluhan PSK, Kamis (19/06/2014). 

Menurut Bambang, di yayasan yang berdiri tahun 1970 tersebut, terdapat 42 wisma. Namun yang masih menampung PSK sebanyak 14 wisma. “Kian tahun jumlah PSK penghuni wisma kian surut. Mereka kembali ke daerah asal setelah mendapat pembinaan dari yayasan. Dari 14 wisma, rata-rata hanya dihuni 2 PSK,” terangnya. 

Disinggung soal kemungkinan eksodus PSK Dolly ke wilayah binaannya, Bambang menanggapi dingin. “Yayasan tidak menambah penghuni baru, termasuk tidak akan menampung PSK eks Dolly,” ujar dia. 

Penghuni di yayasan yang akrab disebut lokalisasi BC tersebut, lanjut Bambang, merupakan wajah lama yang berasal dari berbagai daerah, diantaranya Lumajang, Jember, Malang, Tulungagung dan Kediri. 

Sementara itu, kabar dipulangkannya 18 PSK Dolly asal Kabupaten / Kota Mojokerto pasca penutupan lokalisasi terbesar se Asia Tenggara tersebut kian menguat. 

Namun Hariyono, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto mengaku belum mendapat kepastian tanggal pemulangan PSK tersebut. “Kita masih menunggu kabar lebih lanjut dari Pemkot Surabaya,” katanya. 

Pun soal teknis pemulangan, ia mengaku belum mengetahui. “Bisa jadi kita jemput atau dipulangkan Pemkot Surabaya,” sergahnya. 

16 PSK yang berasal dari Kabupaten Mojokerto yang dipulangkan, dari kecamatan Mojoanyar, Dawarblandong, Puri, Pacet, Kemlagi, Jetis, Kutorejo, Gedeg dan Kecamatan Mojosari masing-masing satu orang. Sedang asal kecamatan Sooko dan Gondang masing-masing dua orang. Sedang tiga orang tercatat sebagai warga Kecamatan Trowulan. 

Sedangkan dua PSK Dolly asal Kota mojokerto berasal dari kecamatan Magersari dan kecamatan Prajurit Kulon masing - masing satu orang. (wie)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved