Headlines :
Home » » 40 Pejabat Pemkot Digembleng Kepemimpinan Pola Baru

40 Pejabat Pemkot Digembleng Kepemimpinan Pola Baru

Written By Satu Jurnal on Senin, 11 Agustus 2014 | 18.19

Mojokerto-(satujurnal.com)
Selama 97 hari, 40 pejabat IV dan V di lingkup Pemkot Mojokerto digembleng soal kepemimpinan  bertajuk Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pola Baru Angkatan XXIX.

“Peserta diberi materi ilmu kepemimpinan pola baru. Tujuannya untuk membentuk pemimpin perubahan pada level stuktural eselon 4 yang memiliki kompetensi kepemimpinan operasional yang mampu melakukan inovasi sesuai bidang tugasnya dalam perencanaan sekaligus mampu memimpin pelaksanaan  kegiatan secara efektif dan efisien melalui optimalisasi sumber daya internal dan eksternal dengan mengedepankan integritas dan akuntabilitas,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto, Agus Endri Subianto saat pembukaan diklat di Balai Kota Graha Praja Wijaya, Senin (11/08/2014). 

Peserta diklatpim IV ini, ujar Agus, merupakan PNS dan pejabat struktural di lingkungan Pemkot Mojokerto sejumlah 40 orang terdiri dari 37 orang pejabat eselon IV, 3 orang pejabat eselon V. “Pelaksanaan diklatpim ini berlangsung di Gedung Diklat Jalan Raya By Pass Sekar Putih, selama 97 hari efektif mulai 1 Agustus -13 Desember 2014,” imbuhnya.

Soal teknis diklat, Agus menyebut, struktur kurikulum  diklat disusun menjadi lima tahap pembelajaran, yakni  tahap diagnosa kebutuhan perubahan organisasi; tahaptaking ownership; tahap merancang perubahan dan membangun tim; tahap laboratorium kepemimpinan; dan  tahap evaluasi.

“Dengan pola baru diklatpim ini, peserta lebih banyak melaksanakan kegiatan diluar kelas (out class). Disini peserta dituntut memiliki kreativitas dan inovasi yang dapat diterapkan agar pekerjaannya lebih baik kedepan. Melalui pola ini juga dapat menciptakan pemimpin perubahan yang mampu melakukan perubahan terutama pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) masing-masing mereka bekerja,” papar Agus.

Sementara itu, saat membuka diklat Walikota Mas’ud Yunus berharap agar peserta diklat mampu menjadi pemimpin profesional. “Dan agar bisa profesional perlu pelatihan, pembinaan yang tentunya disesuaikan dengan tingkat kepemimpinan. Dalam kepemimpinan ini yang penting adalah disamping menjadi seorang leader tapi juga bisa menjadi manajer,” terang dia. 

Menurut Mas’ud Yunus, manajer harus punya setidaknya 5 kompetensi, yaitu kemampuan perencanaan, tentang suatu kegiatan, kemudian paham tupoksi dan paham regulasi. Kemudian kemampuan berorganisasi, kemampuan memotivasi, kompetensi dalam bidang kontrol atau pengawan, dan kemampuan untuk mengevaluasi pekerjaan.

“Dan yang tak kalah pentingnya, manajer juga harus punya semangat keteladanan karena bisa mendatangkan trust atau kepercayaan,” tukas dia dihadapan Wawali, Sekdakot, Sekretaris Badan Diklat Propinsi Jawa Timur, dan Kepala SKPD se kota Mojokerto yang hadir dalam pembukaan diklat tersebut. (one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved