Headlines :
Home » » Setubuhi Pacar, Pelajar Dipolisikan

Setubuhi Pacar, Pelajar Dipolisikan

Written By Satu Jurnal on Kamis, 07 Agustus 2014 | 18.13

Jombang-(satujurnal.com)
Lantaran melakukan hubungan badan dengan pacarnya, AM, pelajar berusia 16 tahun, pelajar, warga Kecamatan Gudo, Jombang dipolisikan orang tua Mekar (bukan nama sebenarnya). Orang tua Mekar menyeret persoalan hubungan asmara ke polisi karena tidak terima dengan perlakuan AM. 

Informasi yang dihimpun, Mekar, gadis berusia 16 tahun yang juga berstatus pelajar dibujuk rayu sang pacar, yakni AM. Gadis ini menurut saja diajak berhubungan layaknya suami-istri.

Tak pelak, ketika diketahui, orang tua gadis tak terima dan melaporkan pacar anaknya tersebut ke polisi. Kini kasus asmara dua pelajar yang kebablasan tersebut ditangani anggota unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jombang. 

“Benar ada laporan kasus tersebut dan kini masih ditangani anggota unit PPA untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Lely Bahtiar, Kasubbag Humas Polres Jombang, Kamis (07/08/2014).

Kasus yang menimpa Mekar berawal ketika dirinya dihubungi temannya untuk diajak jalan-jalan, Minggu (27/07/2014) lalu. Saat itu, sekitar pukul 17.30 WIB, atas ajakan tersebut, Mekar langsung berpamitan kepada ibunya. Merasa tak curiga, ibunya langsung mengiyakan dan sempat berpesan agar Mekar berhati-hati dan pulang tak malam-malam. Diijinkan, korban langsung keluar rumah. Ternyata di depan rumah sudah ada AM, sang pacar yang menjemputnya bersama teman yang mengajaknya. Selanjutnya, mereka langsung berboncengan tiga menuju ke sebuah dam sungai di Dusun Barmanik, Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo.

Tiba disana, ketiganya langsung nongkrong dan asyik mengobrol. Beberapa jam kemudian, AM meminta temannya pergi menjauh. Maksudnya agar AM bisa berduaan dengan Mekar. Disuruh demikian, temannya langsung menurut. Mungkin saja, dirinya maklum karena AM dan Mekar selama ini diketahui tengah menjalin hubungan asmara alias pacaran.

Setelah temannya menjauh, entah setan apa yang membisikinya, AM mulai merayu korban. Saat itu, dengan bujuk rayunya, AM mengajak Mekar agar mau berhubungan badan. Awalnya, korban takut dan tak bersedia. Namun akhirnya Mekar mengiyakan ajakan tersebut. Keduanya pun melakukan hubungan terlarang itu sebanyak satu kali. Setelah itu, AM bersama temannya antarkan Mekar pulang. 

Usai peristiwa itu, seiring berjalannya waktu, orang tua Mekar curiga melihat perubahan sikap anak gadisnya. Mekar nampak selalu mengurung diri dan seolah ketakutan. Praktis, ibunya langsung berusaha mencari penyebabnya. Setelah didesak terus, akhirnya korban mengakui peristiwa
yang dialaminya. Sontak, orang tua Mekar langsung tak terima dan melaporkan AM ke polisi. (rg)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved