Headlines :
Home » » Kelangkaan BBM : Antrian Panjang di SPBU Mojokerto

Kelangkaan BBM : Antrian Panjang di SPBU Mojokerto

Written By Satu Jurnal on Selasa, 02 September 2014 | 22.03

Mojokerto-(satujurnal.com)
Antrian panjang pengendara sepeda motor dan mobil untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium bersubsidi terjadi di Mojokerto, Selasa (02/09/2014).  Menyusul tipisnya stok premium bersubsidi di sejumlah SPBU. 

Sejak siang hingga malam ini, sejumlah SPBU terus diserbu pembeli. Bahkan, untuk mendapatkan BBM bersubsidi ini, pengendara harus rela antri hingga dua jam. 

Salah satu petugas SPBU Bayangkara Kota Mojokerto mengatakan, sejak pagi hingga siang hari, persedian premium bersubsidi dan pertamax habis. Pasokan baru datang siang hari. Tak pelak, begitu terjadi pengisian tangki SPBU, pengendara pun merangsek hingga mengular.

Beberapa pengendara motor mengeluh soal raibnya premium bersubsidi ini. Kariyadi, warga Sooko, Mojokerto saat mengantri di SPBU Bhayangkara mengaku sudah mencoba ke sejumlah SPBU. Namun, ia menemui kondisi yang sama. “Banyak SPBU yang ditutup karena tidak ada stok,” katanya kala berada di antrian terbelakang.

Tanda kian sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi maupun Pertamax di wilayah Mojokerto sudah nampak sejak Senin kemarin. “Ada keterlambatan pasokan BBM dari Pertamina,” kata petugas SPBU di jalan raya By Pass Kota Mojokerto.  

Menurutnya, antrian baru akan terurai jika pasokan BBM ditambah dari jatah yang ditetapkan Pertamina saat ini. “Kalau pasokan BBM bersubsidi dibatasi, apalagi kalau datangnya terlambat, tidak mungkin bisa mengurai antrian,” ujarnya. 

Kelangkaan BBM ini rupanya dimanfaatkan oleh beberapa pedagang bensin eceran yang masih menyimpan stok. Harga eceran satu liter bensin yang biasanya dipasang Rp 7 ribu , dinaikkan harganya hingga Rp 13 ribu per liter. 

“Ya gimana lagi, dimana-mana pom bensin penuh dan kehabisan stok. terpaksa membeli di eceran dengan harga tinggi. Itupun hanya di pengecer tertentu yang masih punya stok.

Sementara, Munah, salah satu penjual bensin eceran di kawasan Mojoanyar , Kabupaten Mojokerto mengaku menaikkan harga bensin eceran hingga dua kali lipat dari harga di pom bensin bukan lantaran memanfaatkan situasi semata. “Memang bensin sedang sulit didapat. Kalau pun saya menjual dengan harga tinggi, belum tentu besok saya punya stok lagi. Jadi tentunya harga yang saya tawarkan sebanding dengan jerih payah untuk mendapatkan bensin,” akunya. (cunk) 

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved