Headlines :
Home » » Lima Fraksi Murni Pecah Kongsi, Jatah Gerindra Lepas

Lima Fraksi Murni Pecah Kongsi, Jatah Gerindra Lepas

Written By Satu Jurnal on Jumat, 12 September 2014 | 20.32

Mojokerto-(satujurnal.com)
Kendati fraksi murni DPRD Kota Mojokerto mendominasi jabatan ketua di tubuh Komisi, namun kursi ketua Badan Legislatif (Banleg) yang diincar Fraksi Partai Gerindra lepas. Kursi ketua salah satu alat kelengkapan Dewan itu diduduki anggota fraksi gabungan, Fraksi Persatuan Demokrat Keadilan. 

Dominasi dan perebutan jabatan pucuk di alat kelengkapan Dewan itu terjadi dalam sidang paripurna penetapan alat kelengkapan Dewan sekaligus pemilihan ketua di tubuh Komisi, badan legislasi (Banleg) dan badan kehormatan (BK), Jum’at (12/09/2014).

Dari lima fraksi murni, hanya Fraksi Partai Gerindra yang tidak mendapat posisi pucuk pimpinan di tiga alat kelengkapan Dewan itu. 

Fraksi Partai Gerindra yang digawangi tiga politisi partai besutan Prabowo Subianto itu harus puas mendapat jatah 
kursi wakil ketua Banleg. 

Lepasnya posisi ketua Banleg yang sebelumnya diplot untuk awak Fraksi Partai Gerindra ini menyebabkan target sapu bersih posisi ketua di tiga alat kelengkapan Dewan kandas. 

“Memang target lima fraksi murni itu merebut semua posisi ketua di tiga alat kelengkapan Dewan. Tapi, performa enam awak fraksi gabungan, empat diantaranya anggota Dewan petahana rupanya mampu mengubah peta kekuatan saat voting ketua Banleg berlangsung,” ujar 
salah satu anggota fraksi murni.

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Dwi Edwin Endra Praja gerah dan merasa ditelikung awak fraksi murni lainnya. Karena menurutnya, sebelumnya lima fraksi murni sudah bulat sepakat untuk bagi-bagi jatah kursi ketua di tiga alat kelengkapan Dewan. Kekuatan lima fraksi murni dengan total 19 kursi menjadi pijakan untuk membendung laju satu fraksi gabungan yang memiliki 6 kursi. 

Menurut Edwin, dari lobi-lobi yang dibangun, empat fraksi murni lainnya sepakat jika Fraksi Partai Gerindra menduduki kursi ketua Banleg. Namun dalam pemilihan secara voting untuk posisi ketua Banleg yang berlangsung di ruang sidang Dewan tadi, arus suara ternyata tidak mengalir ke kantong fraksinya, justru ke kantong fraksi gabungan.

"Saya benar-benar kecewa dengan hasil akhir pemilihan ketua di tiga alat kelengkapan Dewan ini. Selain Fraksi PAN, tiga fraksi murni lainnya sudah menciderai komitmen,” lontar Edwin. 

Hasil akhir pemilihan ketua di tiga alat kelengkapan Dewan menyebutkan, kursi ketua Komisi I (hukum dan pemerintahan) diduduki Suliat, asal Fraksi PDI-P. Jabatan Ketua Komisi II (perekonomian dan pembangunan) dipegang Aris Satrio Budi asal Fraksi PAN dan Ketua Komisi III (kesra) dipegang Junaidi Malik asal Fraksi PKB. 

Sementara kursi ketua BK diduduki Sonny Basuki Raharjo asal Fraksi Partai Golkar dan posisi ketua Banleg dipegang Denny Novianto asal Fraksi Persatuan Demokrat Keadilan.(one)



















Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved