Headlines :
Home » » Tanpa Jedah, Pemkot Mojokerto Kembali Terima WTN

Tanpa Jedah, Pemkot Mojokerto Kembali Terima WTN

Written By Satu Jurnal on Rabu, 10 September 2014 | 19.09

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan kembali memberikan menganugerahkan penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada Pemkot Mojokerto karena kemampuannya menata transportasi publik.

Penghargaan untuk pengelolaan sistem transportasi itu diberikan Menteri Perhubungan EE Mangindaan kepada Wakil Walikota Mojokerto, Suyitno di di SMESCO Convention Center Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta Selatan, Rabu (10/09/2014) merupakan yang kesebelas kali. 
Selain Kota Mojokerto, penghargaan WTN diberikan untuk 64 Kabupaten/Kota oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI yang dirangkai dengan acara pembukaan pameran transportasi Indonesia 2014.
’’Penghargaan ini sudah kita terima sebelas kali berturut-turut mulai 2004 hingga tahun ini.. Penghargaan ini riil tanpa ada rekayasa. Jadi kita memang layak menerimanya,’’ kata Suyitno. 

Aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan menjadi pertimbangan terbesar dalam penilaian lomba prestisius ini. 

“Meskipun Kota Mojokerto  hanya memiliki luas wilayah administrasi 16, 47 Km2, dengan 2 kecamatan, namun tahun ini berhasil mempertahankan penghargaan WTN ini. Semoga dengan diraihnya penghargaan ini dapat terus dipertahankan, dan memberi motivasi serta semangat untuk bekerja dan berprestasi,” tukas Suyitno.

Itu semua, lanjut dia, merupakan  bukti kerja keras untuk memberikan layanan yang terbaik kepada warga Kota Mojokerto khususnya dalam bidang transportasi. ’’Saya berharap ini diteruskan. Agar kedepan bisa terus mendapatkan penghargaan WTN,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto,Ruby Hartoko menuturkan bahwa 11 kali WTN yang diterima berupa satu plakat dan sepuluh piala WTN termasuk tahun 2014 ini.

’’WTN merupakan penghargaan pemerintah pusat atas kemampuan daerah dan peran serta masyarakatnya dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan yang diikuti oleh seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia,’’ papar Ruby.

Penilaian utamanya yakni penyelenggaraan kinerja sistem transportasi perkotaan sehingga tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar, selamat, aman, efisien, berkelanjutan dan menjamin ekuitas hak pengguna jalan.

Sementara untuk menciptakan Kota Mojokerto tertib berlalu lintas, Kepala Dishubkominfo kota Mojokerto Ruby Hartoyo menyatakan telah melakukan berbagai pembenahan dan pembinaan, seperti sosialisasi peraturan lalu lintas kepada masyarakat dan pengemudi angkutan, penertiban pelanggaran lalu lintas secara terpadu bekerja sama dengan Polres Mojokerto Kota, serta dialog interaktif bersama masyarakat dan pembinaan para jukir Kota Mojokerto. 

“Demi keselamatan pejalan kaki, ini juga dilakukan rehabilitas fasilitas pejalan kaki. Sedangkan untuk menciptakan tertib lalu lintas dan rawan kecelakaan dilakukan pemasangan traffic light,” katanya. (one)  

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved