Headlines :
Home » » Tatib Tuntas, Tancap Gas Garap Alat Kelengkapan Dewan

Tatib Tuntas, Tancap Gas Garap Alat Kelengkapan Dewan

Written By Satu Jurnal on Kamis, 04 September 2014 | 17.08

Mojokerto-(satujurnal.com)
Usai pengesahan tata tertib (tatib), anggota DPRD Kota Mojokerto langsung tancap gas pasang target penuntasan pembentukan alat kelengkapan Dewan.

Legislator daerah yang dilantik 27 Agustus lalu ini akan merampungkan pembentukan  enam alat kelengkapan Dewan dalam sepekan.

"Pembahasan enam alat kelengkapan Dewan diagendakan mulai Senin (08/09/2014) depan. Kita target selesai dalam satu minggu," kata kandidat wakil ketua DPRD Kota Mojokerto, Abdullah Fanani, Kamis (04/09/2014).

Artinya, lanjut politisi PKB tersebut, sebelum orientasi anggota Dewan pada 17 September nanti, alat kelengkapan Dewan sudah terbentuk.

Pasang target dalam waktu yang relatif singkat untuk membentuk enam alat kelengkapan Dewan, ujar Fanani, cukup realistis. Karena, tatib Dewan sudah disahkan dan saat ini tengah dikirim ke Pemprov Jatim untuk persetujuan. 

“Kunci pertama di tatib. Tatib yang akan mengantar pembentukan alat kelengkapan Dewan. Dan kita yakini tidak lebih dari satu minggu semuanya (alat kelengkapan Dewan) akan terbentuk. Apalagi tatib yang sudah ditetapkan secara esensi tidak jauh beda dengan tatib sebelumnya,” sergahnya. 

Yang paling awal digarap, menurut Fanani, yakni pengesahan pimpinan Dewan. Dari ketua sementara dan wakil ketua sementara menjadi ketua dan wakil ketua definitif. 

Penetapan unsur pimpinan definitif ini disusul dengan penempatan anggota-anggota fraksi di tiga Komisi. “Setiap fraksi akan mengirim anggotanya untuk duduk di keanggotaan Komisi,” terang Fanani. 

Anggota Komisi memiliki hak yang sama untuk dipilih menjadi ketua atau pun jabatan struktural lainnya. “Siapa yang akan dipilih menjadi ketua, wakil ketua, sekretaris dan anggota Komisi, semuanya diserahkan sepenuhnya pada anggota Komisi,” imbuh anggota F-PKB tersebut.

Mendekati pembentukan alat kelengkapan Dewan, tensi politik di gedung DPRD Kota Mojokerto makin meninggi. Lima fraksi murni dan satu fraksi gabungan yang baru diumumkan strukturnya Jum’at (30/08/2014) pekan lalu mulai berebut jabatan strategis di Komisi, Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi (Banleg).

Perebutan sengit  jabatan ketua di tiga alat kelengkapan Dewan ini bakal mengemuka, begitu masing-masing fraksi memasukkan anggotanya di tiga Komisi untuk mengawal kepentingan induk partai masing-masing.

Fraksi gabungan yang dibidani enam anggota Dewan asal tiga parpol, PPP, PKS dan Partai Demokrat diprediksi bakal mendapat batu sandungan besar tatkala harus berebut posisi ketua Komisi, ketua Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi (Banleg). Ini lantaran lima fraksi murni, F-PDIP, F-PKB, F-PAN,F-Partai Golkar (FPG), dan F-Partai Gerindra dikabarkan sudah bulat sepakat bagi-bagi kapling ketua Komisi, BK dan Banleg dengan menghadang laju fraksi gabungan.

Disebut-sebut, lima fraksi murni bersepakat atas nama kepentingan parpol dan fraksi masing-masing, pasang target sapu bersih posisi ketua di tiga alat kelengkapan Dewan tersebut.

Sementara nama kandidat ketua dan dua wakil ketua Dewan sudah diumumkan dalam paripurna pasca pembentukan fraksi-fraksi, Jum’at (29/08/2014) pekan lalu. Yunus Suprayitno (FPDIP) kandidat ketua Dewan, Umar Faruq (FPAN) dan Abdullah Fanani (FKB) kandidat wakil ketua Dewan. (one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved