Headlines :
Home » » Besok Musorkot Digelar, Nama Tatok Setyadi Menguat

Besok Musorkot Digelar, Nama Tatok Setyadi Menguat

Written By Satu Jurnal on Senin, 22 Desember 2014 | 20.58

Mojokerto-(satujurnal.com)
Nama Tatok Setyadi, Ketua Pengca Pencak Silat disebut-sebut menjadi kandidat tunggal dalam bursa ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto yang dibuka dalam musyawarah olahraga kota (musorkot) Mojokerto 23 Desember 2014 di Balai Kota Graha Praja Wijaya Pemkot Mojokerto, Selasa (23/12/2014) besok.

Kandidat tunggal dalam bursa jabatan yang kini dipegang Abdul Gani Suhartono, mantan Walikota Mojokerto tersebut muncul setelah Santoso salah satu pegiat olahraga setempat tak berpeluang untuk bersaing merebut tongkat komando KONI Kota Mojokerto
lantaran terganjal aturan pencalonan.

Padahal ia dikabarkan didukung 11dari 21 cabang olahraga yang memiliki hak suara dalam musorkot.

"Insya Allah saya maju dalam bursa (calon ketua umum KONI Kota Mojokerto)," kata Tatok Setyadi, Senin (22/12/2014).

Disinggung soal nama lain yang mengemuka dalam bursa ketua komite olahraga ini, mantan Ketua DPRD Kota Mojokerto yang pernah menjabat wakil ketua umum II KONI Kota Mojokerto dan Ketua Pengcab IPSI Kota Mojokerto tersebut bergeming. "Tidak tahu ya siapa besok yang juga akan mencalonkan," kilahnya.

Namun kala disebut pemilihan akan berlangsung secara aklamasi karena hanya dirinya yang maju dalam bursa ketua KONI, ia menjawab diplomatis. "Insya Allah begitu," kelitnya.

Sementara, langkah Totak Setyadi menerobos bursa itu tak lepas dari keterlibatannya menjadi ketua tim sukses walikota – wakil walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus – Suyitno (MY).

"Keterlibatan abah Tatok (sapaan Tatok Setyadi) dalam pemenangan MY tidak berhenti begitu saja. Tentunya ia berharap ada pintu dan dukungan yang bisa didapat untuk memperebutkan jabatan pucuk KONI daerah. Dan sampai saat ini hanya nama Tatok Setyadi yang mengemuka," ujar sumber.

Soal ini, Tatok Setyadi memastikan
Jika Walikota Mas'ud Yunus tidak akan memberi dukungan terhadap siapapun yang mencalon diri dalam bursa tersebut. "Walikota netral," tukas Tatok Setyadi.

Sementara itu Bendaraha KONI Kota Mojokerto, Sarnoko mengaku tak tahu pasti soal figur yang bakal berebut kursi ketua KONI. Ia hanya menyebut sejumlah prasyarat.

"Bursa ketua umum dibuka untuk personal yang pernah menjadi pengurus KONI (Kota Mojokerto) atau pengurus cabor (cabang olahraga)," ujarnya.

Ia menyebut, selain persyaratan umum itu, kandidat ketua umum harus mendapat dukungan minimal dari 21 cabor yang ada. "Soal berapa ketentuan dukungan minimal, nanti muncul dalam rapat komisi-komisi dalam musorkot," kilahnya. (one)

Share this article :

1 komentar:

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved