Headlines :
Home » » Puluhan PSK dan Gepeng Terjaring Razia Dinsos

Puluhan PSK dan Gepeng Terjaring Razia Dinsos

Written By Satu Jurnal on Selasa, 30 Desember 2014 | 20.29

Mojokerto-(satujurnal.com)
Puluhan pekerja seks komersial (PSK) dan gelandangan dan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) terjaring razia yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto di sejumlah wilayah, Selasa (30/12/2014).

“Terdapat 16 PSK dan 14 gepeng terdiri sembilan dewasa dan lima anak-anak yang terjaring dalam beberapa titik,” kata Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kabupaten Mojokerto, Liyanto, Selasa (30/12/2014).

Razia menjelang tahun baru ini, menurut Liyanto, dilakukan di utara sungai, Suruh dan Ngebrak, Kecamatan Dawarblandong dan Kecamatan Jetis serta selatan sungai, yakni Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari. Sementara anjal dan gepeng dirazia dari perempatan Gatoel, Kenanten, Kecamatan Puri dan Sooko, Kecamatan Sooko.

"Yang terjaring razia masih banyak yang wajah lama. Dari Mojokerto ada tiga orang, lainnya berasal luar kota dari Sidoarjo, Bojonegoro dan Lamongan,” ungkapnya.

Terhadap PSK dan gepeng serta anjal yang terjaring razia, Dinsos akan mengirim mereka ke UPT Balai Pelayanan Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Jalanan di Sidoarjo dan Panti Rehabilitasi Wanita Tuna Sosial (WTS) di Kediri.

Di Sidoarjo mencakup PSK, anjal, gelandangan, dan pengemis. Khusus anjal sifatnya sementara.  Sedangkan di Kediri mereka akan dibekali ketrampilan salon, rias pengantin, jahit dan tata boga.

Informasi yang dihimpun, malam ini razia akan dilanjutkan . Yang terjaring akan diberi pembinaan tim dari unsur Dinsos, Tim P2TP2A, Dinkes, Kejaksaan, Pengadilan, Polresta. (wie)



Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved