Headlines :
Home » » Sekda Pasang Target Operasi Disporabudpar Akhir Pebruari

Sekda Pasang Target Operasi Disporabudpar Akhir Pebruari

Written By Satu Jurnal on Minggu, 11 Januari 2015 | 22.43


Mojokerto-(satujurnal.com)
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), instansi baru di tubuh Pemkot Mojokerto, yang seharusnya sudah beroperasi awal Januari ternyata molor. Sejauh ini Pemkot masih menyiapkan piranti pendukung untuk penerapan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 13 Tahun 2014 tentang ‘Lelang Jabatan’.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Mas Agoes Nirbito Moenasi Wasono pasang target akhir Pebruari 2015, roda kerja dinas baru ini bergerak. “Pembentukan Disporabudpar diperkirakan baru bisa terealisir pada akhir Februari nanti. ’’Targetnya memang Januari. Tapi kita belum siap,’’ terangnya, akhir pekan lalu.

Saat ini, ujarnya, pemkot Mojokerto masih dalam tahap membentuk tim lelang. Tim ini rencananya terdiri dari tujuh orang. Tiga orang dari internal pemerintahan kota dan sisanya dari kalangan eksternal.

Tim dari pemkot Mojokerto itu diantaranya Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Endri Agus Subiyanto dan Kepala Inspektorat, Akhnan. ’’Yang empat orang, berasal dari akademisi, balai diklat dan tenaga profesional,’’ imbuh Agoes.

Selain menyusun tim yang dilegitimasi dengan peraturan walikota, ujar mantan Sekda Ngawi tersebut, penataan personil juga sedang dilakukan telaah oleh bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala). Tim inilah yang akan menghitung kebutuhan pegawai di dinas baru itu.

Lambannya peresmian Disporabudpar ini, memantik reaksi kalangan dewan. Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintah Junaidi Malik menyatakan bakal melayangkan teguran ke pemerintah atas ketidaksigapannya itu. ’’Kalau alasan tidak ada anggaran, kenapa tidak dirancang sejak akhir tahun. Dan pembentukan tim bisa berjalan efektif sejak awal Januari,’’ tanyanya.

Senada diungkapkan Deni Noviyanto. Ketidakpastian pembentukan dinas baru itu justru akan mmemantik kebingungan di tingkat pegawai. Dia menerangkan, anggaran Disporabudpar yang akan berjalan itu masih berada di sejumlah SKPD. Tentunya, pegawai akan ragu dalam proses penyerapan anggaran. ’’Ini akan jadi efek domino. Anggaran pasti bisa efektif di pertengahan tahun,’’ tandasnya.

Tak hanya tingkat PNS saja. Deni menilai, para pegiat olahraga juga akan kebingungan menemukan induknya. ’’Kalau tidak cepat, dana perbantuan dari Kemenpora juga rawan hilang,’’ jelas politisi Demokrat tersebut seraya menyebut jika Pemkot telah mengecewakan kalangan legislatif. (one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved