copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Imlek, Pedagang Lampion Jombang Kebanjiran Order

Jombang-(satujurnal.com)
Berbagai pernak-pernik menyambut perayaan tahun baru Imlek 2566 mulai diburu warga yang merayakan, utamanya jenis lampion dan bunga sakura.

Di Jombang, salah satu toko yang menjual pernik Imlek ini mengalami peningkatan omzet cukup tajam. Bahkan, nyaris kuwalahan melayani permintaan konsumen. Seperti kesibukan di toko bunga Linda, jalan RE Martadinata, Jombang Kota, Senin (16/2/2015).

Di toko spesialis bunga ini, sejumlah karyawan tampak sibuk, dari menata hingga merapikan aneka lampion berbagai ukuran agar menjadi lebih sedap dipandang mata.

Kesibukan yang sudah berlangsung sejak sepekan terakhir ini bisa dimaklumi. Sebab beberapa hari lagi akan datang tahun baru Imlek 2566. Stok pernak-pernik Imlek dan bunga-bunga khas pun diperbanyak seiring meningkatnya pesanan.

Selain lampion, bunga khas Imlek, yakni pohon bunga Sakura berbagai ukuran dihias dengan bermacam pernik khas negara tirai bambu itu. Nuansa dan budaya negara China pun kental di toko ini.

Selain dua ikon pernik Imlek, aneka gantungan kunci dan topeng kertas khas raja ratu dan dewa dari negeri China tirai bambu ini tak kalah laris.

Harga pernik Imlek bervariasi sehingga pembeli tinggal memilih sesuai keinginannya. Pohon bunga Sakura dibandrol dengan harga terendah Rp 55 ribu dan tertinggi Rp 2 juta. Lampion satu set dijual dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Sedang asesoris yang lain ditawarkan mulai harga Rp 5 ribu hingga Rp 150 ribu. (rg)

Labels: serba-serbi

Terima Kasih Telah Membaca Imlek, Pedagang Lampion Jombang Kebanjiran Order. Silahkan Berbagi...!

0 Comment for "Imlek, Pedagang Lampion Jombang Kebanjiran Order"

Weather, 21 October
Mojokerto Weather http://www.booked.net/
+34

High: +34° Low: +24°

Humidity: 61%

Wind: S - 1 KPH

Surabaya Weather
+33

High: +33° Low: +25°

Humidity: 75%

Wind: NNE - 6 KPH

Jakarta Weather
+34

High: +34° Low: +29°

Humidity: 85%

Wind: - 10 KPH

Back To Top