copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Kirab Barongsai Jadi Magnet Imlek

Kirab Barongsai : Foto-foto Rachmad Basuki/SatuJurnal
SUGUHAN atraktif dalam kirab barongsai naga menyambut tahun kambing kayu atau perayaan Tahun Baru Imlek 2566 yang digelar Yayasan Tri Dharma Kelenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto, Kamis (19/02/2015) mampu membayar lelah warga yang sejak pagi hari rela berdesakan menanti atriksi seni dari negeri tirai bambu ini. 

Atraksi dalam kirab barongsai dan naga liong dan tambur menjelang berlalunya tahun kuda dan menyambut tahun kambing kayu dalam kalender bulan ala Tiongkok ini benar-benar mengundang decak kagum penonton. Tambur besar yang terus dipukul oleh seorang yang telah terlatih menambah nilai sakral pertunjukan budaya Tionghoa untuk hiburan masyarakat tersebut. 

Gerakan barongsai dan naga mengikuti musik tambur khas Tiongkok ini bagi warga keturunan Tionghoa, disamping dipercaya dapat mengusir hawa negatif dan simbol sukacita, juga memiliki falsafah berusaha sekuat tenaga, bekerja keras dan tidak boleh putus asa untuk menggapai cita- cita.

Ini digambarkan dengan gerakan sang naga yang terus meliuk mengejar mutiara dan barongsai yang penuh antusias mendapatkan makanan daun selada yang digantung di ketinggian atau jeruk mandarin. 

‘Lay See’ yakni prosesi barongsai memakan amplop berisi uang atau ampao yang ditempeli oleh selada air. Prosesi itu dipercaya dapat membawa keberuntungan kepada si pemberi ampao. Jadi, mereka yang percaya, selalu berlomba-lomba untuk mengisi ampao dengan jumlah besar supaya bisa dapat untung besar juga.

Uniknya, kesenian tradisional Reog pun tampak berkolaborasi dalam kirab Barongsai yang mengambil start dan finish di Klenteng Hok Sian Kiong, antara lain melewati rute Jalan Letkol Sumarjo-Jalan Majapahit-Jalan Miji-Jalan Bhayangkara-Jalan PB Sudirman. (one)

uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang

0 Comment for "Kirab Barongsai Jadi Magnet Imlek"

Back To Top