Tidak Ingin Baca Berita, Dengarkan Disini!


GRATIS langganan via e-mail

Walikota : UKS Jadi Agen Pembangunan


Mojokerto-(satujurnal.com)
Program Kota Sehat Berlingkungan Pendidikan (PKSBP) menjadi salah satu
ikon program Pemerintahan Kota Mojokerto. Program yang memadukan
bidang kesehatan dan pendidikan ini digarap untuk menghilangkan ego
sektoral. Antara sektor kesehatan dan sektor pendidikan disnergikan.
Diintegrasikan agar lebih efektif.

Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus mengutarakan hal itu saat menerima
kunjungan kerja Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Kota
Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat di ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Kamis (16/04/2015).

“Di Kota Mojokerto terdapat Program Kota Sehat Berlingkungan Pendidikan. Ini merupakan perpaduan program kesehatan dan pendidikan. Disini kita melaksanakan kegiatan promotif dan preventif, yang salah satunya di bidang kesehatan yaitu UKS, ending-nya adalah bagaimana setiap anak dan warga kota bisa melaksanakan pola hidup bersih dan sehat. Karenanya harus ada pembinaan, baik dari Pembina UKS dari Dinas P dan K, dan pihak terkait,” kata Walikota.

Program ini, ujar Mas’ud Yunus, harus dilaksanakan secara integrasi, harus bersama-sama dengan menghapus ego sektoral.  “Cara ini lebih efektif, baik dari sisi waktu maupun target gol masing-masing bidang,” cetusnya.

Dikatakan, kesehatan dan pendidikan ibarat dua sisi mata uang. Keduanya tak terpisahkan. Satu sama lain saling berhubungan, berkaitan dan saling bergantung. Kesehatan merupakan prasyarat utama agar upaya pendidikan berhasil, sebaliknya pendidikan yang diperoleh akan sangat mendukung tercapainya peningkatan status kesehatan seseorang.

“Berbagai prestasi di bidang UKS yang sudah diraih Kota Mojokerto sejak beberapa tahun silam  sekaligus menunjukkan bahwa UKS merupakan kekuatan kunci untuk mensukseskan program kesehatan dan pendidikan yang menjadi prioritas program Pemkot Mojokerto,” cetusnya.

Progam UKS lebih lanjut diharapkan menjadi agen pembangunan, agen pembudayaan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarganya. Dengan membudayanya perilaku hidup sehat tersebut diharapkan menjadi daya
dorong bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Mojokerto secara keseluruhan. Oleh karena itu Pemkot Mojokerto tetap menaruh perhatian sekaligus harapan terhadap suksesnya pelaksanaan program UKS antara lain diwujudkan dalam bentuk dukungan dana APBD.

Menurutnya, pembinaan dan pengembangan UKS di Kota Mojokerto tidak bisa dilepaskan dari pembangunan daerah secara keseluruhan

"Kota Mojokerto minim SDA (sumber daya alam). Andalan kita ada pada SDM(sumber daya manusia). Sebagai bagian dari orientasi pembangunan Kota Mojokerto, maka peningkatan kualitas SDM diramu dalam visi terwujudnya kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan bermoral,” kata Mas’ud Yunus.

Titik berat UKS, kata Mas’ud Yunus, pada upaya promotif dan preventif didukung oleh upaya kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang terlibat dalam UKS. Ini menyebabkan peran UKS menjadi sangat penting dan strategis untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.


“Harapan saya, UKS juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi perpanjangan tangan bagi program-program kesehatan ibu dan anak (KIA), gizi, pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan, pengobatan, promosi kesehatan, dan berbagai upaya 


Sedang kebijakan Pemkot Mojokerto di bidang pendidikan, ujarnya, antara lain pencanganan program wajib belajar 12 tahun yang dimulai tahun 2007 lalu, menyusul kemudian program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP). Program ini digarap bersama dengan melibatkan seluruh instansi.

Sementara itu, Hendra A. Yusra, Ketua Tim Sekretariat UKS Kota Singkawang mengatakan, tujuan Tim Pembina UKS Kota Singkawang melakukan kunjungan ke Kota Mojokerto dikarenakan sekolah di kota Mojokerto mendapat penghargaan di tingkat nasional yaitu juara UKS.


“Kami harap dengan kunjungan kerja ini bisa menimba ilmu tentang UKS di kota Mojokerto,” kata Hendra. (one)tahun yang dimulai tahun 2007 lalu, menyusul kemudian program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP). Program ini digarap bersama dengan melibatkan seluruh instansi.

Sementara itu, Hendra A. Yusra, Ketua Tim Sekretariat UKS Kota Singkawang mengatakan, tujuan Tim Pembina UKS Kota Singkawang melakukan kunjungan ke Kota Mojokerto dikarenakan sekolah di kota Mojokerto mendapat penghargaan di tingkat nasional yaitu juara UKS.


“Kami harap dengan kunjungan kerja ini bisa menimba ilmu tentang UKS di kota Mojokerto,” kata Hendra. (one)
Labels: pendidikan

Thanks for reading Walikota : UKS Jadi Agen Pembangunan. Please share...!

0 Comment for "Walikota : UKS Jadi Agen Pembangunan"

Weather, 17 October
Surabaya Weather booked.net
+29

High: +30° Low: +27°

Humidity: 100%

Wind: S - 6 KPH

Jakarta Weather
+32

High: +32° Low: +28°

Humidity: 95%

Wind: E - 3 KPH

Mojokerto Weather
+28

High: +28° Low: +27°

Humidity: 66%

Wind: E - 12 KPH

Denpasar (Bali) Weather
+30

High: +31° Low: +23°

Humidity: 90%

Wind: S - 4 KPH

Yogyakarta Weather
+26

High: +26° Low: +23°

Humidity: 92%

Wind: S - 9 KPH

Back To Top