Headlines :
Home » » Perampokan Sadis, Sisa Proyektil Masih Bersarang di Tubuh Korban

Perampokan Sadis, Sisa Proyektil Masih Bersarang di Tubuh Korban

Written By Satu Jurnal on Jumat, 26 Juni 2015 | 18.56

Jombang-(satujurnal.com)
Korban perampokan disertai tembakan, Hadi Atmaji, warga Perum Puloasri, Jombang sampai saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU Sentral RSUD Jombang. Korban belum dipernankan tim medis untuk dijenguk oleh kerabatnya.

Korban masih mengalami penanganan intensif meskipun masa kritisnya sudah lewat. Di tubuh korban terdapat luka tembakan hingga tembus ke usus dan punggung korban.

“Korban sudah melewati masa kritis. Hanya saja luka serius yang dialami korban mengharuskan untuk dilakukan operasi tahap kedua. Pada operasi pertama, tim medis harus memotong ususnya karena mengalami luka akibat tembakan peluru perampok,” terang Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran,” Jum’at (26/6/2015).

Sedangkan sisa proyektil, diduga masih ada di bagian lengan dan pangkal paha korban. Pengambilan sisa proyektil, kata Puji Umbaran, akan dilakukan jika kondisi korban sudah membaik.
  
Sementara itu Kepolisian Resort Jombang masih belum menemukan titik terang untuk mengungkap perampokan bersenpi yang membuat korbannya dirawat di rumah sakit tersebut. CCTV yang terpasang di rumah korban yang diharapkan bisa menguak pelaku ternyata tidak berfungsi.

Saat ini petugas Kepolisian Resort Jombang masih terus mendalami kasus perampokan yang menimpa politisi PKB tersebut. Selain memeriksa sejumlah saksi, petugas juga meneliti CCTB yang ada di rumah korban.

Hadi Atmaji menjadi korban penembakan sepulang mengambil uang dari Bank Jatim, Jalan Wahid Hasyim Jombang, Kamis (25/6/2015) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Saat turun dari mobil di depan rumahnya Perumahan Pulo Asri Blok L/8-10, dua orang berhelm teropong langsung menghadang. Sembari menodongkan pistol, orang tersebut berusaha merebut tas yang dibawa korban. Hadi melawan, terjadilah aksi saling tarik tas berisi uang.

Sejurus kemudian, datang dua orang lagi naik motor dan berhelm teropong. Karena Hadi melawan, pelaku menyabetkan senjata tajam ke tangan korban. Dengan darah bercucuran, Hadi berlari untuk menyelamatkan diri. 

Sekitar 200 meter arah barat rumahnya, Hadi roboh bersimbah darah karena diterjang timah panas yang ditembakkan kawanan perampok. Tas hitam berisi uang Rp 250 juta pun dengan mudah dibawa kabur pelaku. (rg)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved