Headlines :
Home » » Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Buku Diserbu Pembeli

Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Buku Diserbu Pembeli

Written By Satu Jurnal on Minggu, 26 Juli 2015 | 17.23


foto ilustrasi (doc.istimewa)
Mojokerto-(satujurnal.com)
Menjelang tahun ajaran baru sejumlah toko buku dan alat tulis di Kota Mojokerto dipadati pembeli. Belanja keperluan sekolah pasca libur lebaran ini mewanai kesibukan hampir setiap toko buku dan alat tulis.

Momen ini rupanya tak dilepas begitu saja oleh para pedagang kaki limadadakan yang menjajakan buku tulis eceran dan grosir di trotoar jalan di titik-titik strategis.

Seperti yang terlihat di sejumlah toko buku dan alat tulis jalan Mojopahit Kota Mojokerto. Dalam tiga hari terakhir, beberapa toko yang melayani grosir dan eceran berbagai merk buku dan alat tulis tampak diserbu pembeli.

Jumlah penjualan buku dan alat tulis di sejumlah toko berskala grosir pun naik tajam. Omzet terdongkrak lebih dari 500 persen.

Beberapa pemilik toko menyebut, yang paling banyak diburu, yakni buku tulis, pensil, pulpen. Sampul buku bergambar karakter kartun, seperti Doraemon, Minions dan lain-lain pun tak lepas dari incaran pembeli.

Agin, salah satu pemilik toko buku dan alat tulis di jalan Mojopahit mengaku, dalam tiga hari terakhir omzet penjualan buku tulis dan aneka alat tulis terus mengalami kenaikan. Bahkan, hari Minggu ini pun terjadi peningkatan penjualan yang sangat signifikan. “Dibanding hari
biasa, penjualan meningkat lebih dari 500 persen,” katanya, Minggu (25/7/2015).

Ia memasang harga grosir untuk buku merk tertentu dengan pembelian minimal sepuluh buku tulis isi 58 lembar dan 38 lembar. Strategi harga grosir ini rupanya mampu menyusutkan stok ribuan buku yang sudah ia persiapkan sejak awal puasa.

“Memang harus jual cepat dengan harga yang miring. Karena ini kesempatan panen keuntungan yang hanya terulang setiap awal tahun ajaran baru saja,” aku Agin.

Meski sudah memasang harga pas, ujar Agin, masih ada saja pembeli yang menawar bahkan meminta diskon. “Ya tetap saja kita layani. Itu pun kalau jumlah pembeliannya banyak. Yang penting bisa nambah pelanggan,” imbuhnya.

Apalagi, katanya, kenaikan penjualan terjadi H-1 masuk sekolah. Setelahnya penjualan di skala normal saja.

Salah seorang karyawan di toko buku dan alat tulis di jalan Pemuda, Kota Mojokerto mengaku, kesibukan melayani pembeli terjadi sejak hari ketiga lebaran.

“Sekarang ini puncaknya. Karena besok pelajar sudah kembali sekolah. Waktu libur yang tersisa hari ini benar-benar dimanfaatkan untuk ‘berburu’ buku dan alat tulis. Hampir semua buku tulis aneka merk dan aneka gambar sampul laris manis. Juga pensil dan pulpen serta penghapus laris terjual,” katanya.

Salah satu pedagang kaki lima dadakan yang khusus menjual buku merk tertentu mengaku meraup keuntungan lumayan selama musim berburu buku tulis.

“Sudah sepekan dagang. Alhamdulillah pembeli makin hari makin banyak,” kata Supeno, pedagang buku tulis di jalan Letkol Sumarjo.

Para orang tua yang mengajak anak mereka mengaku menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk belanja buku dan alat tulis sekolah.

“Beli buku sekalian untuk satu atau dua semester. Ini lebih praktis. Lagi pula, uang yang dibelanjakan sebagian uang angpau lebaran,” aku Bu Dewi, salah satu pembeli, lugas.

Selain buku dan alat tulis, kata Bu Dewi, seragam dan tas sekolah cukup menguras kocek dapur. “Untuk seragam sekolah belinya di koperasi sekolah. Tapi kalau tas, ya beli di toko saja. Kebetulan anak saya juga beli tas baru,” tukasnya. (one)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved