Muktamar NU ke-33, Pro Kontra AHWA Memanas Antar PWNU - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Muktamar NU ke-33, Pro Kontra AHWA Memanas Antar PWNU

Jombang satujurnal.com)
Penentuan ahlu halli wal akli atau AHWA untuk menunjuk rais aam dalam Muktamar NU ke-33 di Jombang menuai pro dan kontra antar peserta. Peserta yang menolak AHWA bentukan panitia tersebut karena tidak berdasarkan keputusan sidang kongres muktamar Sedangkan  yang mendukung AHWA lantaran menghormati dan mematuhi keputusan panitia.

Pro kontra penolakan AHWA ini terlihat saat peserta muktamar melakukan registrasi di GOR Merdeka Jombang. Para peserta yang berasal dari cabang maupun wilayah dari berbagai daerah di Nusantara ini juga sempat dibuat kecewa oleh panitia dan ketatnya penjagaan. 

Pasalnya, para peserta yang sudah melakukan registrasi secara online harus mendaftar ulang kembali.

Menurut  peserta dari PWNU Papua  Barat, proses registrasi pada muktamar kali ini sangat berbeda jauh saat di Makasar. 

Sedangkan terkait persoalan AHWA pihaknya mengaku menyesalkan sikap panitia yang menentukan AHWA tanpa melalui proses sidang. Padahal sesuai mekanisme AHWA ditentukan usai menggelar sidang muktamar.

Sementara itu peserta lainnya yang mendukung AHWA beralasan, menghormati dan mematuhi keputusan panitia. Pemberian dukungan tersebut dilakukan agar saat penentuan Rais Aam tidak terjadi keributan.

Pro kontra penentuan AHWA ini dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga pelaksanaan muktamar. 

Pasalnya, melalui AHWA tersebut nantinya akan menentukan siapa rais aam dan ketua umum PBNU. (rg)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional