Headlines :
Home » » Gagal Cabuli Bocah, Tukang Batu Diringkus

Gagal Cabuli Bocah, Tukang Batu Diringkus

Written By Satu Jurnal on Senin, 02 November 2015 | 18.17


Jombang,(satujurnal.com)
M Rokhim (45), warga Dusun/Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang diringkus polisi lantaran ulahnya berusaha mencabuli bocah perempuan, VA (12), warga Mojowarno. Namun aksi bejatnya tersebut tak berjalan mulus. Pasalnya, korban sempat berontak dan berteriak keras.

Atas kejadian itu, korban yang melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Praktis, polisi segera bergerak cepat dengan meringkus pelaku yang selama ini diketahui bekerja sebagai tukang batu.

Selanjutnya, pelaku langsung digelandang ke Polres Jombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya.

Saat dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Jombang, Ipda Dwi Retno Suharti membenarkan penangkapan pelaku atas kasus percobaan pencabulan anak dibawah umur. "Pelaku diamankan berdasarkan laporan kerabat korban. Kasusnya dalam penanganan lebih lanjut unit PPA Satreskrim," ujar Retno, Senin (2/11/2015).

Informasi yang diperoleh, kasus yang menimpa korban terjadi Senin (26/10) lalu, sekitar pukul 18.00 di area jalan sawah, Dusun Cakul, Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno.

Awalnya, pelaku berkenalan dengan seorang tetangga korban melalui media sosial. Beberapa lama berkenalan, pelaku mengaku kalau dirinya tengah mencari seorang anak yatim-piatu untuk diberi santunan.

"Pelaku meminta tolong dicarikan seorang anak yatim-piatu," jelas Retno.

Dari hal itu, tetangga korban menyatakan sanggup membantu. Untuk itu, pelaku diajak untuk ketemu korban yang memang kebetulan yatim-piatu. Selanjutnya, pelaku diantar ke tempat sekolah korban dan diminta menunggu korban pulang sekolah. Tak lama menunggu, korban langsung dikenalkan kepada pelaku. Usai dikenalkan, tetangga korban pulang, sedangkan korban dibonceng pelaku untuk diantarkan pulang.

Namun, maksud baik pelaku ternyata hanya akal-akalan saja. Buktinya, dalam perjalanan, mendekati lokasi kejadian yang sepi dan gelap, pelaku tiba-tiba saja mematikan mesin motornya. Pelaku pun langsung beralasan kalau mesin motornya mogok. Korban yang masih ingusan percaya dan menurut saja. Tanpa diduga, bersamaan itu pelaku dengan bernafsu langsung memeluk dan membekap mulut korban, serta berusaha mencabuli korban.

Menyadari hal itu, korban seketika berontak dan berhasil melepaskan bekapan tangan pelaku. Korban pun berteriak-teriak histeris ketakutan. Rupanya, perlawanan korban membuat pelaku khawatir aksinya diketahui warga. Dia segera membujuk korban agar diam. Berhasil, korban segera diantarkan pulang. Hanya saja, korban diturunkan di depan jalan masuk desanya.

Keesokan harinya, korban yang masih ketakutan langsung menceritakan peristiwa yang dialaminya ke kerabat keluarganya. Sontak, mereka tak terima dan melaporkan perbuatan bejat pelaku ke polisi. "Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak," tandas Retno.(rg)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved