copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Lelang Proyek Jalan Rejoto Rp 42 Miliar Disinyalir 'Dimainkan'


Kota Mojokerto-(satujurnal.com)
Aroma tak sedap mencuat pasca pegumuman pemenang lelang proyek pembangunan jalan Pulorejo - Blooto (Rejoto) Kota Mojokerto. 

Penentuan pemenang proyek dengan pagu Rp 42 miliar itu dituding dimainkan. 
     
Indikasinya nilai penawaran yang dilakukan kontraktor pemenang lebih mahal sekitar Rp 7 miliar dibanding penawaran kontraktor yang lain. 
        
"Pemenang lelang justru penawarannya jauh lebih mahal dan berada pada peringkat empat. Ini patut diduga ada KKN dibalik proyek itu. Aparat penegak hukum harus turun tangan melakukan penyelidikan,"lontar Urip Supangat, Ketua Gabungan Pengusah Kontruksi Nasional (Gapeksinas) Kota Mojokerto, Selasa (17/12).

Tudingan kontraktor senior di kota Mojokerto ini didasari beberapa hal. 

Data yang ia paparkan, dalam proyek Pembangunan Jembatan dan Jalan Blloto - Pulorejo tahap II itu disebutkan pagu proyek sebesar Rp 42 Miliar. Sedangkan harga penilaian sendiri (HPS) panitia pengadaan sebesar Rp 41.887.376.000,-.

 "Kontraktor yang dimenangkan ada pada posisi rangking empat, jelas ada permainan panitia lelang ini," ujar kontraktor yang dulunya merupakan aktifis anti korupsi ini.
        
Urip memaparkan, rangking pertama penawar dengan nilai terendah yakni PT lingkar Persada Rp 33,397,317,000, disusul peringkat kedua PT Yatchs Barokah Rpp 36,561,496,000,-, peringkat tiga  PT Mina Fajar Abdi Rp 38.183.856,000. Sedangkan peringkat empat yang akhirnya dimenangkan panitia adalah PT  BRAHMA KERTA Adiwira menawar Rp  40,204,142.000,-.
        
"Selisih nilai penwarannya antara pemenang dan rangking satu itu sekitar Rp 7 miliar. Makanya harus diulang lelang ini," tegasnya.
        
Tudingan ini langsung dibantah Kasubag Pengadaan, Bagian Administrasi Pembangunan Kota Mojokerto, Iwandoko. 

Menurut Iwan, rangking penawaran merupakan bagian awal dari tahapan lelang. 

"Tidak secara otomatis penawar rangking pertama itu pemenang lelang," lontarnya

Setelah tahap penawaran, selanjutnya masih dilakukan evaluasi secara adminitrasi dan dilanjutkan evaluasi tehnik. 

"Alasan-alasan tehnik dan adminitrasi yang menyebabkan penawar itu gagal semuanya ada dalam website pengumuman LPSE," tambahnya.

Dalam website LPSE kota Mojokerto , penguman pemennag diunggah pada Senin (16/12)  pukul 23.59 Wib. Disebutkan alasan PT Mina Abadi dan PT lingkar Persada tidak lolos evaluasi adminitrasi karena sertifikasi laik operasi.

Disebutkan bahwa diperlukan  dokumen sertifikat laik operasi sebagai persyaratan, tapi yang dicantumkan kedua PT tersebut merupakan Surat Keterangan  laik operasi yang dikeluarkan  CV Musika. Hanya saja sertifikat tersebut  berlaku enam bulan sejak Mei lalu dan saat ini dinilai mati. (one)
uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang
Labels: pemkot mojokerto

Terima Kasih Telah Membaca Lelang Proyek Jalan Rejoto Rp 42 Miliar Disinyalir 'Dimainkan'. Silahkan Berbagi...!

1 Comment for "Lelang Proyek Jalan Rejoto Rp 42 Miliar Disinyalir 'Dimainkan'"

Kepada Yth,
PERUSAHAAN DI TEMPAT
Up : Finance/Bag Tender
Contak :081318860902/085774707555
Perihal : Penawaran Penerbitan Bank Garansi & Surety Bond


Degan Hormat
Terlebih dahulu dalam kesempatan ini perkenankan kami untuk menawarkan proposal penawaran bonding bank guarantee & surety bond untuk penjaminan proyek baik konstruksi / non konstruksi Dan Kami Juga Bisa Bantu Penerbitan Sp2d Akhir Tahun .
Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

N/b : - Kami Juga Bisa Membantu Penerbitan Bank Garansi &
Surety Bond Untuk Perusahaan Berdomisili Di Luar
JABODETABEK

Regard's
Bpk.Thomas Wijaya
contact Person : 0813 1886 0902

PT. GLOBAL PERSADA INDONUSA
Jl. Nangka No.20 Utan Kayu, Kec. Matraman - Jakarta Timur
Telp. (021) 2962 1873
Fax. (021) 2962 1878





Back To Top