Headlines :
Home » » Situs Pemkot Mojokerto Dibobol Hacker Anonymous

Situs Pemkot Mojokerto Dibobol Hacker Anonymous

Written By Satu Jurnal on Rabu, 23 Maret 2016 | 21.33

Mojokerto-
Screenshot laman www.mojokertokota.go.id yang diretas hacker anonymous sebelum dinonaktifkan Dishubkominfo, Rabu (



Mojokerto-(satujurnal.com)
Laman Pemerintah Kota Mojokerto, www.mojokertokota.go.id diserang peretas anonym (hacker anonymous) hingga tak bisa diakses. Sebelum akhirnya Dishubkominfo Kota Mojokerto menonaktifkan,  peretas mengganti tampilan website tersebut dengan latar warna hitam  dengan meme manusia berkepala tikus dengan teks berwana putih ‘Woot data corruption got leaked?’

Ada kesan jika hacker sengaja menampilkan dugaan korupsi tiga pejabat dan staf di salah satu bagian di Sekretariat daerah. Tak hanya itu, si peretas juga mencatut wali kota dan sekretaris daerah dalam lingkaran tiga pejabat yang disebut sebagai koruptor itu.

Tampilan ala hacker itu diketahui Rabu (23/3/2016) sekitar pukul 13.46 WIB. Dalam laman resmi milik Pemkot Mojokerto itu, hacker menyebut tiga nama pejabat berikut nomor induk pegawainya.

Si peretas juga menuliskan keheranannya atas tingginya honor staf PPKM tahun 2015 yang mencapai angka puluhan juta rupiah setahunyang melebihi honor Sekretaris Daerah sebagai pengguna anggaran yang hanya Rp18 juta setahun. ”Data coruption got leaked?. Wah wah, enak dong jadi operator tukang ngatur setoran Sekda dan Walikota bisa dapat gaji tambahan,” singgung peretas.

Peretas juga menyebut beberapa nomor rekening mencurigakan di DPA di salah satu bagian sekretariat daerah tersebut yang diambil secara acak. Peretas ini juga menyidir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai cuek dengan adanya puluhan rekening mencurigakan. 

”Masih ada xx rekening mencurigakan lagi yang siap ane ekspos. Tapi pelan-pelanlah. Makanya jadi bos jangan ribut sama kalkulator terus, dikasih enak kok malah minta gak enak,” tulis si peretas lagi.

Tak hanya membeber tiga nomor rekening mencurigakan dan menyimpan 29 rekening mencurigakan lainnya, peretas juga menuliskan jika kejanggalan ini telah dilaporkan kepada KPK. ”Tenang udah ke kirim kok ke pengaduan@kpk.go.id,” tulis peretas.

Namun selang 15 menit kemudian, tulisan ini menghilang. Sejak itu hingga sore tadi, laman www.mojokertokota.go.id tak bisa diakses. Peretasan laman milik Pemkot Mojokerto itu tak disadari oleh pejabat pemkot.

”Kita belum tahu. Ini akan saya cek,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Mojokerto Heryana Dodik Murtono.

Dodik mengatakan, tak lama setelah mengetahui laman resmi Pemkot Mojokerto diretas, ia langsung melaporkan kepada Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus. Tak hanya itu, laman ini lantas dinonaktifkan.

”Sementara web nya kita matikan setelah kami menghubungi Dishubkominfo. Kita lakukan perbaikan dan tentu saja akan meningkatkan keamanan web agar tak diretas lagi,” ungkapnya.

Soal materi dugaan korupsi yang ditulis si peretas, Dodik menyebut jika masalah ini sudah dibahas dengan walikota. Itu lantaran si peretas menyebut nama dengan jelas nama pejabat dan staf di salah satu bagian secretariat daesrah berikut nomor NIP nya. Terlebih, peretas juga mengetahui nomor rekening DPA di satuan kerja itu.


”Akan ada rapat tertutup antara wali kota dengan Sekda dan instansi terkait. Ini akan diklarifikasi,” katanya. (one)
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved