Usai Diterapi Pasien Masudin ini Tak Ragu Lepas Implan  - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Usai Diterapi Pasien Masudin ini Tak Ragu Lepas Implan 

Jombang-(satujurnal.com)Alya Safira Ambun Suri, gadis belia berusia 11 tahun setelah kedua orang tuanya menyatakan bakal melepas implan, alat bantu dengar dengan operasi permanen yang dipakainya sejak dia masih balita.

Keputusan pasangan suami istri, Hardianto dan Santi Diansari, orang tua Ambun, begitu dia dipanggil ini, setelah mereka mengetahui perubahan awal yang cukup fantastis terjadi pada pendengaran Ambun usai diterapi oleh Mister Masudin, Pakar terapi syaraf telinga asal Dusun Ketanen Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro, Jombang, senin (30/01/17).

Hardianto, anggota TNI AL berpangkat Kolonel yang berdinas di Jakarta ini mengaku tak ragu lagi bakal melepaskan alat seharga ratusan juta rupiah yang bertahun-tahun tertanam di kedua telinga putri kesayangannya ini.

"Kami sudah mantap tidak memakai lagi implannya. Sebab selama ini saya juga melihat Ambun sangat teriksa karena setiap saat harus memakai alat tersebut", tegas Hardianto.

Santi Diansari, ibu Ambun pun juga mengatakan hal serupa. Kendati demikian dia menyadari bahwa untuk proses terapinya membutuhkan waktu dan kesabaran yang lebih jika dibandingkan dengan pasien Mister Masudin yang tanpa implan.

"Kami sangat paham, kata pak Masudin tadi ada beberapa syaraf yang terputus pasca dilakukan operasi dan ditanamkan chipnya ke telinganya  batok kepala bagian bekalakang, tapi kami tetap yakin dan akan sabar", ungkap Santi.

Sementara pasca dilakukan totok saraf oleh Masudin, Alya Safira Ambun Suri atau Ambun nampak begitu bersemangat. Meski dengan kalimat gagap dia menunjukkan kegembiraannya dan menjawab siapapun yang mengajaknya bicara. Sebab tanpa alat implan dia mulai bisa mendengar.

Padahal selama ini hampir setiap hari sejak dia balita implan tersebut tidak terpisah dari kedua telingannya. Tak jarang Ambun mengacungkan tangannya sambil setengah melompat-lompat begitu dia mendengar panggilan ayahnya dengan kata "Ambun?".

"Alhamdulillah, atas ijin Allah Ambun bisa mendengar untuk kali pertama tanpa implan. Saya berharap kedua orang tuanya bisa bersabar karena ada banyak saraf tertutup yang harus kami buka atau totok. Sedangkan banyak juga sarafnya yang telah putus karena operasi permanen itu", pungkas Masudin.(rg)

 

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional