Headlines :
Home » » Diterapi 2 Kali oleh Masudin, Notaris Cantik ini Mengaku Sembuh

Diterapi 2 Kali oleh Masudin, Notaris Cantik ini Mengaku Sembuh

Written By Satu Jurnal on Minggu, 12 Februari 2017 | 14.25

Masudin, saat menangani para pasien di rumahnya Desa Banyuarang, Ngoro, Jombang
Jombang-(satujurnal.com)
Tari (24) wanita cantik asal Riau, Sumatera ini tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya takkala gangguan pendengarannya mulai normal. Dia adalah salah satu pasien Masudin, pakar terapi saraf telinga asal Dusun Ketanen, Desa Banyuaran, Kecamatan Ngoro, Jombang.  Hanya dengan dua kali terapi dan sentuhan tangan Masudin, wanita muda yang berprofesi sebagai notaris inipun sembuh.

“Padahal sebelumnya saya tidak bisa mendengar dengan volume suara sedang ataupun kecil. Bahkan, jika telinga saya disentil saya spontan kaget”, ungkap Tari, Sabtu (12/2/2017).

Tari bertutur, dulu awalnya dia mengalami penurunan kualitas pendengan sejak berusia 11 tahun kala ia  duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Namun ia mengaku tak tahu benar penyebabnya.

“Karena belum bisa merasakan perbedaan waktu itu, akhirnya saya baru menyadari bahwa ada yang tidak beres dengan telinga saya sejak saya mulai dewasa”, ungkap Tari.

Setelah diperiksakan kesana kemari ke dokter spesialis Tari tak ada hasil. Ia pun mulai putus asa. Selain malu pada teman dan kerabatnya, Tari merasa minder saat berkomunikasi dengan para kliennya.

Izul, kakak kandung Tari yang mengantar adiknya terapi di rumah Mister Masudin mengaku senang bukan kepalang. Dia tidak menyangka setelah berobat kemana-mana tanpa hasil pendengaran adiknya kini mulai membaik,

“hasil tes audiometri sebelumnya mencapai 85-90 decibel, kini sudah turun separuh lebih dan mendekati normal”, kata Izul.

Saat berada di rumah Masudin untuk antri mendapatkan penanganan kakak beradik inipun tak mengeluh sedikitpun. Mereka bahkan nampak bersemangat mesti harus seharian duduk menunggu giliran penanganan.

Masudin sendiri, meminta Tari dan para pasiennya terus berlatih dan melepas alat bantu dengarnya untuk selamanya agar bisa mendapatkan hasil maksimal. 

Sementara, prakter terapi saraf telinga dengan metode totok pemegang rekor MURI ini nampak saban hari tidak sepi dari pengunjung.  Pengobatan dengan cara pijat yang baru pertama kali di dunia inipn terus didatangi ribuan pasien dari dalam dan luar Kota. (rg)




Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved