Headlines :
Home » » Turun Ke Lokasi Banjir, Istri Walikota Bagi-bagi Nasi Bungkus dan Sembako

Turun Ke Lokasi Banjir, Istri Walikota Bagi-bagi Nasi Bungkus dan Sembako

Written By Satu Jurnal on Rabu, 22 Februari 2017 | 19.43


Mojokerto-(satujurnal.com)
Empati terhadap warga terdampak banjir ditunjukkan Siti Amsah, istri Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto yang juga penasehat kelompok Pengajian Wanita Al Kholifah ini turun bersama sejumlah pengurus pengajian, istri Camat Magersari dan tim medis dari puskesmas setempat 
mememui warga terdampak banjir di lokasi banjir lingkungan Keboan, Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, Rabu Siang (22/2/2017). 

Ratusan nasi bungkus, sembako, mie instan, jajanan tradisional dibagikan ke warga. 

“Meskipun air sudah berangsur surut, saya berharap warga sabar dalam musibah ini. Karena pemkot sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani hal ini,” tutur Siti Amsah.

Ia pun berpesan agar warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

“Kita mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Dimulai dari kesadaran diri kita sendiri yaitu contoh kecil dalam hal membuang sampah harus pada tempatnya,” tambahnya.

Selain itu, istri orang nomor satu di Kota Mojokerto ini juga menekankan peran bertetangga. 

“Sebagai tetangga kita harus bekerja sama, bergotong royong, menjaga kerukunan dan saling tolong menolong. Saya yakin kalau kita bergotong royong, bekerja bakti untuk lingkungan, maka musibah banjir dapat kita atasi bersama,” harap dia. (one)
Empati terhadap warga terdampak banjir ditunjukkan Siti Amsah, istri Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto yang juga penasehat kelompok Pengajian Wanita Al Kholifah ini turun bersama sejumlah pengurus pengajian, istri Camat Magersari dan tim medis dari puskesmas setempat 
mememui warga terdampak banjir di lokasi banjir lingkungan Keboan, Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, Rabu Siang (22/2/2017). 

Ratusan nasi bungkus, sembako, mie instan, jajanan tradisional dibagikan ke warga. 

“Meskipun air sudah berangsur surut, saya berharap warga sabar dalam musibah ini. Karena pemkot sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani hal ini,” tutur Siti Amsah.

Ia pun berpesan agar warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

“Kita mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Dimulai dari kesadaran diri kita sendiri yaitu contoh kecil dalam hal membuang sampah harus pada tempatnya,” tambahnya.

Selain itu, istri orang nomor satu di Kota Mojokerto ini juga menekankan peran bertetangga. 

“Sebagai tetangga kita harus bekerja sama, bergotong royong, menjaga kerukunan dan saling tolong menolong. Saya yakin kalau kita bergotong royong, bekerja bakti untuk lingkungan, maka musibah banjir dapat kita atasi bersama,” harap dia. (one)
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved