copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Ganti Slogan, Kota Mojokerto Menuju Kawasan ‘Kasih Setia’

Mojokerto-(satujurnal.com)
Kota Mojokerto terus melakukan pembenahan di bidang kebesihan dan lingkungan hidup. Program pemerintah bertajuk ‘bedah kampung’ dengan motto ‘berseri’ pun dipertegas dengan slogan ‘Kasih Setia’ , akronim  Kampung Bersih, Sehat, Teduh, Indah dan Aman.

Bukan sekedar slogan, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus menyatakan, ‘Kasih Setia’ kini menjadi program untuk memacu masing-masing RW dan Kelurahan untuk memperindah wilayahnya. APBD mengalokasikan Rp 50 juta untuk setiap RW. Reward pun diberikan untuk RW yang memenuhi indikator penilaian Adipura.

Seperti diutarakan Mas’ud Yunus saat menerima Tim Verifikasi Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

“Program Kasih Setia merupakan program inovasi untuk Kota Mojokerto bersih untuk memperkuat program bedah kampung yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir,” kata Mas’ud Yunus.

Meski setiap RW dipacu untuk berkompetisi memberindah lingkungan masing-masing, namun ditandaskan orang nomor wahid di Kota Mojokerto tersebut bahwa program itu bukan untuk dilombakan.

Sifatnya bukan lomba tapi pemberian penghargaan. Karena dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Bagi kelurahan yang mendapatkan reward selama lima tahun akan mendapatkan predikat Kasih Setia Kencana,” tutur Wali Kota di hadapan Tim Verifikasi Adipura tersebut.

Jadi, tutur walikota lebih lanjut, program ini semangatnya untuk capaian penghargaan Adipura yang merupakan implementasi dari panca sukses Pemkot Mojokerto yaitu sukses Adipura.

(Program) Kasih Setia indikatornya Adipura yang kita breakdown untuk wilayah RW. Jadi harapannya penilaian Adipura kapan saja dilakukan kita siap. Karena dari lingkungan terkecilpun indikatornya sudah Adipura,” imbuhnya.

Sementara itu, tim yang melakukan verifikasi pemantauan penilaian Adipura di Kota Mojokerto sejak Senin (13/3/2017) memberikan apresiasi terhadap program kebersihan dan lingkungan hidup Kota Mojokerto.

“Banyak inovasi yang ditelurkan walikota Mojokerto. Ini lompatan yang bagus,” kata Yenni, salah satu anggota tim.

Tim juga tertarik dengan konsep inovasi bayar pajak pakai sampah dapat undian umroh gratis atau wisata religi. Karena Walikota Mas’ud Yunus mampu mengedukasi masyarakat tentang bank sampah dengan cara yang sederhana. Dengan hadiah umroh gratis, tentunya masyarakat jadi tertarik untuk memilah sampah dan mengaktivasi bank sampah.
                
“Tahun lalu saya juga ke Kota Mojokerto untuk verifikasi Adipura. Saya kaget sekali Kota Mojokerto perkembangannya sangat luar biasa. Terutama TPA Randegan yang punya konsep TPA edukasi dan wisata. Hebat sekali Pak Wali ini percepatannya, TPA Randegan kini subhanalloh bagusnya,” terang Yenny.

Ia menyebut, inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto yang digawangi Dinas Lingkungan Hidup setempat dapat menambah poin penilaian Adipura.
“Saya kemarin ke sana (TPA), banyak anak-anak bermain. Artinya, memang tempat ini nyaman untuk dikunjungi. Apalagi saya kemarin naik ke rest area itu saya lihat dari atas malah tidak seperti TPA, tempatnya bagus sekali,” tambahnya.
                
Pihaknya mengapresiasi kinerja Pemkot Mojokerto yang benar-benar melakukan perubahan signifikan. Seperti semakin banyaknya ruang terbuka hijau, trotoar yang nyaman, dan TPA yang sangat baik. (one)

uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang
Labels: pemkot mojokerto

Terima Kasih Telah Membaca Ganti Slogan, Kota Mojokerto Menuju Kawasan ‘Kasih Setia’ . Silahkan Berbagi...!

0 Comment for "Ganti Slogan, Kota Mojokerto Menuju Kawasan ‘Kasih Setia’ "

Back To Top