Headlines :
Home » » Walikota Mojokerto ; Slogan 'Service City' Pemberian KH Hasyim Muzadi

Walikota Mojokerto ; Slogan 'Service City' Pemberian KH Hasyim Muzadi

Written By Satu Jurnal on Kamis, 16 Maret 2017 | 21.30


Mojokerto-(satujurnal.com)
Slogan 'Service City' yang diusung Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus ternyata berasal dari almarhum KH Hasyim Muzadi. 

Walikota mengungkap soal slogan itu usai salat ghoib untuk almarhum KH Hasyim Muzadi di mushollah Baitulrahman Pemkot Mojokerto usai salat duhur, Kamis (16/3/2017).

"Service City atau kota pelayanan itu slogan yang diberikan almarhum untuk Kota Mojokerto," ujar Mas'ud Yunus kepada awak media.

Secara pribadi, ia sudah bergaul dengan KH Hasyim Muzadi sejak usia muda. "Dan beliau selalu memeberikan support dalam pembangunan Kota Mojokerto,” kata Kyai Ud, sapaan populer birokrat ulama tersebut.

Sahabat KH Hasyim Muzadi ini pun mengaku sangat kehilangan tokoh yang punya kepedulian pada umat dan bangsa Indonesia. 

Sejak usia muda, KH Hasyim Muzadi, menjadi tokoh inspiratif bagi semua orang.Mulai di IPPNU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sampai di kalangan Nahdlatul Ulama.
 
Menurutnya, sejak usia muda hingga di PBNU, KH Hasyim Muzadi sering datang ke Mojokerto. Setiap kali datang, selalu bertanya tentang Kota Mojokerto dan pembangunanya.
 
“Setiap kali datang selalu bertanya, bagaimana Pak Masud Kota Mojokerto, Bagaimana Mojokerto. Itu support yang selalu disampaikan kepada saya setiap kali bertemu,” ujarnya.
 
Sosok mantan ketua umum PBNU dua periode, 1999 – 2010 ini, menurut Mas’ud Yunus adalah pemimpin yang cerdas dan punya prinsib yang kuat dalam berkiprah di masyarakat.
 
“Pemikiran beliau, kesederhanaan beliau pakut kita teladani dan harus dijadikan terladan bagi generasi muda,” katanya.
 
Almarhum, lanjut Kyai Ud, merupakan kader NU yang bisa menerjemahkan pemikiran almarhum KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dalam hal kemasyarakatan, politik, dan pemerintahan termasuk dalam keagamaan.
 
“Beliau bisa menerjemahkan pemikiran alm. Gus Dur, salah satunya gagasan islam nusantara yang merupakan bagian dari implementasi pemikiran Gus Dur untuk membumikan islam di Indonesia," tukasnya.(one)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved