Headlines :
Home » » KPU Kota Mojokerto Luncurkan Rumah Edukasi Calon Pemilih Pemilu

KPU Kota Mojokerto Luncurkan Rumah Edukasi Calon Pemilih Pemilu

Written By Satu Jurnal on Selasa, 02 Mei 2017 | 17.49

Mojokerto-(satujurnal.com)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto meluncurkan RPP (Rumah Pintar Pemilu), Selasa (2/5/2017), untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan calon pemilih dengan memberi layanan informasi dan edukasi bagi calon pemilih di ajang pemilihan kepala daerah, pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden. Target riil, mendongkrak partisipasi pemilih dalam Pilwali 2018 mendatang dari 84 persen pada pemilihan Walikota tahun 2014 lalu menjadi 90 persen.

 "Angka partisipasi diharapkan mampu terdongkrak dengan adanya RPP. Sebab itu, masyarakat bisa belajar tentang sejarah dan sistem pemilu di Indonesia," Kata Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin.

Di RPP, kata Amin, tersedia beragam infomasi terkait pemilu. Mulai dari nilai penting pemilu dan demokrasi, tahapan penyelenggaraan pemilu, denah pemungutan suara, tata cara memilih, hingga sejarah pemilu di Indonesia. Bahkan, juga terdapat mini teater yang berisi film sejarah pemilu. Tak hanya calon pemilih, partai politik juga bisa mengakses data perolehan suara Pileg sebagai acuan di Pilkada.

"Secara konsep kita ingin pengunjung nyaman saat berkunjung sehingga mereka mengetahui alur pesta demokrasi lima tahunan," tuturnya.

Pasca peresmian RPP, lanjut Amin, KPU yang dipimpinnya akan gencar melakukan sosialisasi ke SMA/SMK yang merupakan calon pemilih pemula.
Dia berharap kalangan pelajar aktif memanfaatkan RPP untuk menambah wawasan tentang pemilu dan demokrasi. Rumah pintar tersebut dibuka Senin-Jumat bagi semua kalangan.

"Semua masyarakat bisa mengakses RPP," tandasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Jatim Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Gogot Cahyo Baskoro mengatakan, tahun 2017 RPP telah terbentuk di 27 kabupaten/kota di Jatim.

Dengan begitu, tinggal 11 daerah yang belum merealisasikan. Diantaranya Banyuwangi, Kab dan Kota Pasuruan, Kab dan Kota Probolinggo, Kab Jember, dan Kab Bangkalan.

"Penyebabnya ada yang penangguhan karena masih renovasi gedung, ada yang pindah kantor, harapannya sebelum tahapan Pilkada serentak 2018 dimulai mereka sudah meresmikan RPP," kata Gogot usai meresmikan RPP di kantor KPU Kota Mojokerto.

RPP sendiri bisa dibilang rumah untuk mengedukasi calon pemilih. Di tempat ini, tersedia beragam infomasi terkait pemilu. Mulai dari nilai penting pemilu dan demokrasi, tahapan penyelenggaraan pemilu, denah pemungutan suara, tata cara memilih, hingga sejarah pemilu di Indonesia. Tak hanya calon pemilih, partai politik juga bisa mengakses data perolehan suara Pileg sebagai acuan di Pilkada.

"Tujuan pembentukan RPP meningkatkan voluntaritas atau kesukarelaan warga memilih dan meningkatkan literasi politik. Maka pemilih akan menggunakan hak pilih tak berdasarkan pragmatisme, tapi atas dasar logis, program kerja para calon," terangnya.
Program RPP sendiri, lanjut Gogot, dirintis KPU RI sejak 2015. Namun, baru terealisasi di 34 provinsi pada tahun 2016. Tahun ini giliran di KPU tingkat kabupaten/kota dengan anggaran Rp 35 juta per unit RPP.

Khusus di Jatim, dia berharap RPP menjadi terobosan KPUD untuk membidik segmen pemilih pemula, perempuan, agama, disabilitas, dan marginal. Selain itu juga membidik kelompok pemilih khusus, meliputi pemilih yang daerahnya rawan konflik, rawan bencana, dan daerah yang pertisipasi pemilihnya rendah.

"Pilkada serentak 2015 di 19 kab/kota partisipasi pemilih rata-rata hanya 67%, tahun 2017 di Kota Batu 80,2%. Harapan kami di Pilkada serentak 2018 mencapai target nasional 77,5%. Maka keberadaan RPP sebagai terobosan meningkatkan partisipasi pemilih di Jatim," ujarnya.

Kota Mojokerto merupakan satu dari 18 kabupaten/kota di Jatim yang akan menggelar Pilkada serentak 27 Juni 2018. 17 daerah lainnya adalah Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kota Madiun, Kab Probolinggo, Kab Sampang, Kab Bangkalan, Kab Bojonegoro, Kab Nganjuk, Kab Pamekasan, Kab Tulungagung, Kab Pasuruan, Kab Magetan, Kab Madiun, Kab Lumajang, Kab Bondowoso, dan Kab Jombang.(one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved