Headlines :
Home » » MayDay Digarap Model Festival, Kota Mojokerto Jadi Zero Demo

MayDay Digarap Model Festival, Kota Mojokerto Jadi Zero Demo

Written By Satu Jurnal on Senin, 01 Mei 2017 | 19.27


Mojokerto-(satujurnal.com)
Kota Mojokerto tak terjamah  pendemo di Hari Buruh Internasional atau MayDay yang diperingati setiap 1 Mei, hari ini. 

Jika daerah-daerah lain diwarnai aksi demo buruh, di Kota Mojokerto justru eksekutif dan legislatif, buruh dan pengusaha terlibat aktif dalam kemasan acara bertajuk Festival Buruh 'Fun Day'.

Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Mojokerto yang menginisiasi Fun Day di Hari Buruh Internasional ini mengawali jalan sehat bersama. Ribuan buruh, puluhan pengusaha lokal dan puluhan pejabat teras Pemkot Mojokerto larut dalam jalan sehat bersama dengan ratusan doorprize itu.

Tak hanya jalan sehat rame-rame, Fun Day besutan leading sector ketenagakerjaan ini juga menawarkan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah massal yang digawangi RS Gatoel dan PMI setempat.

Bazar dan hiburan orkes dangdut digelar melengkapi helatan yang dilangsungkan di GOR Seni Mojopahit Kota Mojokerto ini. 

Walikota Mojokerto yang turun ditengah ribuan buruh memberi apresiasi MayDay di Kota Mojokerto. 

Menurutnya moment itu membawa dampak yang positif untuk kemajuan dan kesejahteraan buruh utamanya warga Kota Mojokerto. 

"Hari ini kita tidak melaksanakan demo, justru melaksanakan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” tuturnya.

Hubungan antara pengusaha dengan para buruh, kata Mas’ud Yunus, dapat diselesaikan dengan duduk satu meja untuk menjembatani kepentingan pengusaha dan buruh. Itulah yang terjadi di Kota Mojokerto yang tidak setiap daerah dapat melakukan hal ini.

“Karena itu saya menyatakan terima kasih kepada aparat keamanan, terima kasih kepada para pengusaha, terima kasih juga kepada seluruh organisasi pekerja, dan apresiasi tinggi kepada seluruh kaum buruh di Kota Mojokerto yang cinta damai untuk Kota Mojokerto yang sejahtera,” cetus Mas'ud Yunus penuh semangat diikuti pekik perjuangan kaum buruh.

Dalam kesempatan ini,  Mas’ud Yunus juga memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada empat orang yang berpartisipasi telah berperan dalam usaha perjuangan kaum buruh di Kota Mojokerto. Yaitu kepada Gede Arya Wiryana atas upayanya dalam meningkatkan pengaturan ketenagakerjaan bagi pekerja/buruh penyandang disabilitas.

Donar Srikustyowati sebagai wirausahawati penyandang disabilitas inspiratif tahun 2017. Ach Syaifudin atas prestasinya sebagai pekerja teladan 2017. Dan Tita Rahayu, sebagai karyawati penyandang disabilitas inspiratif tahun 2017. 

Helatan Fun Day di moment MayDay bagi Kota Mojokerto tahun ini bukan kali pertama. Tahun lalu, di moment yang sama juga digelar acara serupa. Kota Mojokerto kondusif , zero demo di hari buruh rupanya jadi target, tidak saja Pemkot Mojokerto, pun pengusaha dan aparat keamanan pun sepakat dengan model festival itu. (one)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved