Headlines :
Home » » La Nyalla Pastikan Maju Pilgub Jatim 2018, Ini Alasannya

La Nyalla Pastikan Maju Pilgub Jatim 2018, Ini Alasannya

Written By Satu Jurnal on Jumat, 16 Juni 2017 | 20.57

La Nyalla Mahmud Mattaliti 
Mojokerto-(satujurnal.com)
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattaliti memastikan dirinya untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018 mendatang.

“Sebenarnya saya tidak ingin jadi calon gubernur, saya hanya ingin jadi gubernur,” ujar La Nyalla saat memberi sambutan buka bersama Pemuda Pancasila dengan anak yatim dan janda miskin di kediaman Sunardi, Kepala Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jum’at (16/6/2017).

Pria berdarah Bugis yang dikenal sebagai tokoh populer di Jawa Timur yang hadir di tengah warga Desa Temon mengenakan T-Shirt warna abu-abu bertuliskan La Nyalla Academia, berpeci dan bersurban tersebut secara tandas menyatakan, tekad ia maju dalam Pilgub Jatim karena ingin membuktikan dirinya layak memimpin Jawa Timur sekaligus menepis stigma negatif seorang La Nyala sebagai preman dan koruptor.

“Ada alasan mengapa saya harus maju dalam Pilgub 2018. Satu tahun penuh saya di-bully sebagai seorang preman, sebagai seorang koruptor. Alhamdulillah, berkat kesabaran saya, akhirnya saya divonis bebas murni. Dan saya akan buktikan, saya mampu memimpin Jawa Timur,” cetus La Nyalla.

Saya, lanjutnya, juga ingin membersihkan nama saya dan keluarga saya, bahwa saya bukan seperti yang ditudingkan itu.

Secara lugas ia juga meminta puluhan anak yatim yang diundangnya untuk mendoakan agar Mahkamah Agung menolak kasasi kejaksaan atas vonis bebas murni yang diterimanya.

Tahun lalu, La Nyalla terlilit masalah hukum. Ketua Kadin Jatim dua periode ini didakwa menyalahgunakan wewenang dalam penggunaan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014.

Atas tindakannya itu, La Nyalla dituntut enam tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Majelis hakim memvonis bebas La Nyalla, terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur periode 2011-2014. Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Sumpeno pada sidang yang digelar, Selasa (27/12/2016).

Namun, awal Januari 2017 lalu, kejaksaan secara resmi mengajukan kasasi atas vonis bebas terhadap La Nyalla.

Selain itu, La Nyalla menyebut alasan lain hingga harus maju sebagai calon gubernur.

“Saya kurang sepakat dengan calon tunggal yang diwacanakan saat ini di Jatim. Maka jika sampai terjadi calon tunggal, maka saya pastikan akan maju,” cetusnya.

Sementara, soal tiket yang akan mengantarnya sebagai kontestan Pilgub, ia mengaku akan merapat ke salah satu partai. Hanya saja ia tidak menyebut partai yang ia maksud.

Ia pun mengaku, untuk kepentingan pencalonan dirinya sebagai orang nomor satu di Jawa Timur, ia membentuk lembaga yang ia beri label La Nyalla Academia.

Selain itu, mantan Ketua Umum PSSI tersebut menggerakkan seluruh kader Pemuda Pancasila di daerah mengkampanyekan nama La Nyalla sebagai cagub Jatim 2018.

“Tapi siapa sosok yang mendampingi saya (calon wakil gubernur), terus terang belum tahu. Masih dalam penjajakan,” akunya.

Sebelum beranjak ke Desa Temon, La Nyalla bersama belasan orang yang mengenakan atribut La Nyalla Academia terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam Syech Jumadil Qubro di Desa Sentono, Kecamatan Trowulan. (one)


Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved