Headlines :
Home » » Terima Surat KPK Soal Penetapan Tersangka Wiwiet Febrianto, Walikota Langsung Tunjuk Plt Kadis PUPR

Terima Surat KPK Soal Penetapan Tersangka Wiwiet Febrianto, Walikota Langsung Tunjuk Plt Kadis PUPR

Written By Satu Jurnal on Rabu, 05 Juli 2017 | 00.16

Agoes Hari Santoso
Mojokerto-(satujurnal.com)
Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus akhirnya menunjuk Agoes Heri Santoso, Kabag Administrasi Pembangunan Pemkot Mojokerto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 “Walikota sudah menunjuk Agoes Hari Santoso, Kabag Adminsitrasi Pembangunan sebagai Plt Kepala Dinas PUPR, terhitung sejak Senin (3/7/2017),” terang Kabag Humas dan Protokol Pemkot Mojokerto, Choirul Anwar, Selasa (4/7/2017).

Pertimbangan ditunjuknya Agoes Heri Santoso, kata Choirul Anwar, karena yang bersangkutan dinilai memiliki kompetensi. Selain itu, sebagai Kabag Pembangunan Agoes juga membawahi bidang LPSE. Pun yang bersangkutan pernah menjabat sekretaris Dinas PU.

Sebelumnya, Mas’ud Yunus menyatakan, penunjukan Plt Kepala Dinas PUPR dilakukan lantaran pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/6/2017), tentang status tersangka terhadap Kepala Dinas PUPR, Wiwiet Febrianto dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang juga menyeret tiga unsur pimpinan Dewan setempat, Sabtu (17/6/2017) lalu.

“Karena sudah ada penetapan status tersangka, maka jabatan Kepala Dinas PUPR sementara ini di-Plt-kan, sampai ada pejabat definitif. Sedang dalam status kepegawaian yang bersangkutan berstatus diberhentikan sementara,”  kata Mas’ud Yunus saat sidak di kantor Dinas PUPR, Senin (3/7/2017).

Penunjukan Plt Dinas PUPR pasca diterimanya surat KPK itu, menurut Mas’ud Yunus, agar semua kegiatan di dinas yang menangani pembangunan fisik itu berjalan sesuai yang sudah direncanakan. “Agar tidak tersendat,” sergah Mas’ud Yunus.

Terlebih, tahun ini Pemkot Mojokerto mencanangkan sebagai tahun infrasturktur. Sehingga, semua proyek fisik terkait infrastruktur harus rampung sesuai jadwal.

Kendati Mas’ud Yunus menyatakan, tertangkapnya Wiwiet Febrianto dalam OTT KPK tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja Dinas PUPR, namun tak dielak jika saat ini penyerapan anggaran dinas itu masih diangka 28 persen. “Kita harapkan, penyerapan dinas ini melampaui angka penyerapan tahun lalu sebesar 92 persen,” tukasnya.


Untuk mengejar target itu, ujar Mas’ud Yunus, saat Dinas PUPR sudah menyiapkan 25 paket siap lelang. Menyusul nantinya paket-paket lainnya.  “Tapi semuanya harus on the track,” pungkas dia. (one)  
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved