Headlines :
Home » » Buktikan Rastra Layak Konsumsi, Bulog Sub Divre Surabaya Selatan Lakukan Uji Tanak dan Makan Bersama

Buktikan Rastra Layak Konsumsi, Bulog Sub Divre Surabaya Selatan Lakukan Uji Tanak dan Makan Bersama

Written By Satu Jurnal on Jumat, 11 Agustus 2017 | 08.17

Jombang-(satujurnal.com)
Bulog Sub Divre Surabaya Selatan melakukan uji tanak beras untuk rakyat sejahtera(rastra) bersama Komisi B DPRD Kabupaten Jombang untuk membuktikan kualitas rastra yang dibagikan ke masyarakat.

Uji tanak tersebut dilakukan saat sidak Komisi B ke gudang Bulog Tunggorono dan Dapur Kejambon, kabupaten Jombang, Kamis (10/8/2017) sekitar jam 10.00 WIB.

“Kita melakukan sidak karena banyaknya laporan dari masyarakat lewat media bahwa ada beras (rastra) tidak layak konsumsi,” kata Eki Novita Wardani, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang disela-sela sidak.

Namun setelah dilakukan uji tanak beras rastra sebanyak 15 kilogram dan dihidangkan dalam acara makan bersama anggota DPRD, perwakilan Kodim dan Dinas Sosial Kabupaten Jombang, dinyatakan bahwa rastra masih mempunyai rasa yang sama dengan beras yang dikonsumsi masyarakat pada umumnya.

“Setelah dimasak dan kami lihat kematangannya, tidak ada bau apek atau berwarna kuning. Sehingga rastra sangat layak dikonsumsi,” ungkap Eki Novita Wardani.

Ia menambahkan, jika masyarakat menemukan rastra dalam tidak layak konsumsi agar tidak segan-segan melaporkan ke pihak terkait. Rastra yang jelek tersebut untuk ditukarkan ke Bulog. Kalau tidak diganti, segera laporkan ke Dewan.

"Tadi sudah kami sampaikan ke Pihak Bulog bila ada temuan raskin yang diterima masyarakat masih banyak kutu dan bau apek supaya diganti dan pihak Bulog siap mengganti, maka bila ada temuan segera lapor kan ke Kepala Desa biar laporan ke Kecamatan langsung hari itu juga diganti. Jika tidak ada tanggapan adukan ke Dewan," ungkap Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Jombang tersebut.

Kepala Bulog Sub Divre Surabaya Selatan (Wilayah Mojokerto-Jombang), Arsyad mengatakan, rastra yang didistribusikan Bulog dijamin aman untuk dikonsumsi. Masyarakat diminta untuk tidak khawatir dalam mengkonsumsi beras bantuan dari pemerintah itu.

Meski demikian, ia tak menampik jika kutu beras masih memang ditemukan di gudang penyimpanan bulog. Termasuk perubahan warna beras memang pasti terjadi karena masih disimpan di dalam gudang bulog.

"Kami bersedia mengganti rastra yang tidak layak konsumsi apabila diterima warga. Namun sampai sekarang tidak ada yang menyampaikan pengaduan kepada kami. Jika ada, silahkan langsung sampaikan, kami pasti akan mengganti dengan yang baru dalam waktu dua kali duapuluh empat jam, " katanya. (one)




Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved