copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Pedagang Korban Kebakaran Benpas Mulai Tempati Penampungan Sementara

Mojokerto-(satujurnal.com)
Area relokasi sementara untuk pedagang korban kebakaran bangunan blok PKL eks alon-alon di kawasan jalan Benteng Pancasila (Benpas) Kota Mojokerto segera dimanfaatkan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo  mengatakan, area relokasi sementara  yang berada di seberang jalan dari bangunan yang terbakar sudah bisa dimanfaatkan di ujung bulan ini.

"Akhir bulan ini akan kita resmikan.  Semuanya kita persiapkan, " kata  Ruby Hartoyo,  Senin (19/2/2018).

Karena letak area relokasi sementara berdekatan dengan area yang terbakar,diharapkan 210 pedagang pakaian, souvenir dan penganan yang bergeser tempat sementara itu tidak mengubah atau mengurangi skema pendapatan pedagang secara signifikan.

Saat ini, ujar mantan Kadishub Kota Mojokerto tersebut, para pedagang masih membenahi los yang dipergunakan untuk aktivitasnya.

"Pekerjaan penyiapan los dari kami sudah.  Mereka kan masih harus membenahi losnya masing-masing sebelum bisa ditempati," sergahnya.

Kata Ruby lebih lanjut, lapak itu dipergunakan untuk menampung sekitar 195 an pedagang eks Alun-alun,  selebihnya digunakan sebagai lahan bagi PKL asli dilahan relokasi.

Sisa satu lapak disiapkan sebagai ruang bersama paguyupan pedagang.

Soal anggaran untuk mendirikan  bangunan dengan 210 petak yang didirikan berderet diatas aset daerah yang berjarak beberapa meter dari rel kereta api itu, menurut Ruby, menelan anggaran Rp 500 juta dari pos dana tak terduga APBD 2017.

Sementara soal pembangunan kembali area yang terbakar, Ruby menyebut baru sebatas rencana. Ia pun tak membeber seperti apa dan berapa besaran anggaran yang dipersiapkan pemda untuk itu.

’’Perencanaannya dilakukan akhir tahun ini agar tahun depan sudah bisa dibangun,’’ imbuhnya.

Seperti diketahui, sebanyak 230 kios di blok PKL eks Alon-alon di sentra PKL Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto, ludes dalam insiden kebakaran yang terjadi Jum’at (22/9/2017) malam.

Pemkot Mojokerto kemudian merencanakan relokasi sementara di wilayah Kelurahan Kedungsari yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kebakaran.

Namun rencana itu mentah lantaran pedagang menolak. Mereka kuatir pendapatan mereka bakal merosot tajam lantaran area relokasi itu jauh dari sentra perdagangan Bebas. Jika.Pemkot tetap merekokasi di Kedungsari, para pedagang pun mengancam akan tetap berdagang di lokasi semula. (one)
uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang
Labels: ekonomi

Terima Kasih Telah Membaca Pedagang Korban Kebakaran Benpas Mulai Tempati Penampungan Sementara. Silahkan Berbagi...!

0 Comment for "Pedagang Korban Kebakaran Benpas Mulai Tempati Penampungan Sementara"

Back To Top