Headlines :
Home » » Pohon Tumbang Timpa Pengendara Sepeda Motor, Satu Orang Tewas

Pohon Tumbang Timpa Pengendara Sepeda Motor, Satu Orang Tewas

Written By Satu Jurnal on Rabu, 03 September 2014 | 03.06

Jasad Nur Hasan, korban pohon tumbang, Selasa (02/09/2014)
Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebatang pohon pelindung di kawasan jalan Bhayangkara Kota Mojokerto tiba-tiba tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor, Selasa (02/09/2014) malam, sekitar pukul 20:00 WIB. Akibatnya, satu orang tewas di lokasi kejadian. 

Diduga lapuk dan berusia tua yang menyebabkan batang pohon itu tiba-tiba roboh.

Saat bersamaan, melintas Nur Hasan (45), warga Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, tewas seketika di lokasi. Seorang lainnya, Andri Setiawan (30), warga Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, menderita luka parah di bagian leher. 

Sugianto, salah satu saksi mata mengatakan, pohon pelindung itu tiba-tiba saja tumbang, kendati saat itu cuaca cerah. 

Dua korban tak sempat menghentikan laju motor mereka, kendati sudah diteriaki warga. Naas menimpa Nur Hasan, ia tertimpa batang pohon hingga tewas di lokasi. 

Sementara jasad korban dan korban luka dilarikan ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sepeda motor korban di Kantor Satlantas Polres Mojokerto Kota yang berjarak hanya beberapa meter dari lokasi kejadian. 

Posisi pohon yang jatuh melintang ke tengah jalan, membuat arus lalu lintas di lokasi kejadian terlihat padat merayap. 

Insiden pohon pelindung yang tumbang di Kota Mojokerto itu merupakan yang kedua kurun satu bulan terakhir. Selasa (05/08/2014) lalu, pohon pelindung di jalan Mojopahit tumbang akibat terpahan angin kencang. Selain menutupi hampir seluruh badan jalan, pohon tumbang ini mencelakakan seorang pengendara motor. 

Pengendara motor mengalami luka di bagian dahi. Sementara motor yang dikendari roboh. Beruntung, tubuh pengendara perempuan tersebut hanya terkena ranting besar, tidak sampai terkena batang pohon. 

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Mojokerto mengklaim, tumbangnya pohon pelindung bukan lantaran lapuk, namun terjadi akibat terjangan angin kencang. (wie)

Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved