SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Politik & Pemerintahan

Ads

INDEKS TERBARU

Dongkrak Ekonomi Kreatif, Pemkot Gandeng MADA dan Bekraf

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemkot Mojokerto menjalin kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk pengembangan ekonomi kreatif. 

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Wslikota Mojokerto Ika Puspitasari dengan Kepala Bekraf, Triawan Munaf  di Gedung Kementerian BUMN lantai 18, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Sebelumnya, Rabu 22 Mei 2019, Pemkot Mojokerto menggandeng Mojokerto Creative Development and Assosiation (MADA), yang merupakan induk seluruh komunitas Kota Mojokerto yang nantinya saling berkolaborasi serta berkreasi bersama di Mojokerto Academy (MOKA) space.

"Kerjasama dengan Bekraf merupakan upaya Pemerintah Kota Mojokertountuk meningkatkan kesejahteraan warga dengan mendorong serta memfasilitasi warga  terutama pemuda/komunitas kota untuk mengembangkan ekonomi kreatif," kata Ika Puspitasari. 

Dengan Moka Space sebagai wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Mojokerto,serta dukungan dari Bekraf, katanya lebih lanjut,  kita harapksn akan mampu meningkatkan  laju perekonomian di Kota Mojokerto.

Menurut walikota yang biasa disapa Ning Ita tersebut, dengan MADA sebagai trigger dari beberapa komunitas yang ada, semakin banyak yang tergabung, maka semakin tumbuh ide-ide kreatif yang beragam.

“Dengan kerja sama yang sinergis antara komunitas yang ada di Kota Mojokerto dan di dukung oleh Bekraf akan bisa menaikkan value produk ekonomi kreatif di Kota Mojokerto.”lanjut Ning Ita.

Ning Ita juga berharap siapapun nantinya bisa ikut berpartisipasi dalam Mokaspace dan semakin banyak para pelaku ekonomi kreatif di Kota Mojokerto. (one) 


-

Kunjungi Lab BPPT, Ini Harapan Ning Ita


Jakarta-(satujurnal.com)
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung laboratorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), di gedung Geostek BPPT, Jl. Raya Puspitek Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (23/5/2019).

Kunjungan orang nomor satu di Pemkot Mojokerto ke lembaga yang dibesut BJ Habibie itu bagian dari kerjasama dengan BPPT yang sudah disepakati seperti tertuang dalam MoU tentang Pengkajian, Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Untuk Mendukung Pembangunan Daerah, di gedung BPPT Jakarta .14 Mei 2019 lalu.

Rombongan Ning Ita, sapaan Ika Puspitasari diterima oleh Ka Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat BPPT.

Beberapa laboratorium milik yang ditinjau, antara lain Lab. Pusat Teknologi Lingkungan, Lab. Pusat teknologi Informasi dan Komunikasi dan Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi serta Lab. Balai Besar Teknologi Konversi Energi. Pemaparan yang diperoleh dari BPPT antara lain tentang Pengolahan Air Siap Minum (Arsinum), lab. Basah, lab kering, Simodel serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Sebelumnya rombongan dari Kota Mojokerto juga mendapat pemaparan dan beraudiensi dengan Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, Michael Andreas Purwoadi; Direktur Pusat Teknologi Lingkungan Rudi Nugroho; Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi, Mohammad Mustafa Sarinanto; Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi, Raden Muhammad Taufik Yuniantoro.

“Dengan meninjau secara langsung beberapa laboratorium milik BPPT kami berharap layanan teknologi dan hasil-hasil inovasi BPPT bisa diterapkan untuk pembangunan di Kota Mojokerto guna mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil makmur, sejahtera dan bermartabat,” kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan prioritas utama saat ini adalah pembangunan infrastruktur di Kota Mojokerto.

“Semoga dengan kerja sama yang telah terjalin antara Pemkot Mojokerto dengan BPPT bisa membawa manfaat yang sebesar-besarnya untuk pembangunan di Kota Mojokerto.” Katanya. (one)

Dinkes Dorong Penerapan Imunisasi Lengkap Calon Siswa SD, Ini Alasannya

foto doc. istimewa
Mojokerto-(satujurnal.com)
Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Mojokerto membuat terobosan baru untuk menggalakkan imunisasi bagi anak usia dibawah 7 tahun.  Yakni dengan penerapan imunisasi lengkap sebagai prasyarat bagi calon siswa baru tingkat sekolah dasar di seluruh wilayah Kota Mojokerto.

Penggalakan imunisasi lengkap diharapkan  dapat mencegah dan melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya  dan memberi kekebalan tubuh anak sehingga angka kesakitan dan kematian semakin menurun serta dapat mengurangi kecacatan akibat penyakit tertentu. 

"Ini menjadi kajian kami, bahwa anak pada usia tujuh tahun telah menerima imunisasi lengkap. Untuk itu kami akan berbicara dengan pihak Dinas Pendidikan agar menjadikan imunisasi ini sebagai syarat mutlak masuk sekolah dasar, " kata Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu, Kamis (23/5/2019). 

Alasan yang mendasari penerapan imunisasi lengkap itu, yakni agar kualitas kesehatan anak di Kota Mojokerto akan terpelihara.

"Anak-anak akan sehat, dan mereka sudah tidak lagi menerima vaksinasi di sekolah kecuali yang sifatnya imunisasi lanjutan, " sebut Indah. 

Menurutnys, imunisasi yang disyaratkan itu yakni Vaksin hepatitis B (HB) vaksin HB pertama yang diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, Vaksin polio, Vaksin BCG, Vaksin DTP, Vaksin pneumokokus (PCV), Vaksin rotavirus, Vaksin influenza, Vaksin campak, Vaksin MMR/MR, Vaksin varisela, dan terakhir  Vaksin human papilloma virus (HPV). 

"Anak-anak akan menerima imunisasi itu kala mereka masih dibawah usia tujuh tahun, dan mereka akan sehat selalu, " tukasnya. 

Indah mengaku prihatin masih banyak anak di wilayahnya  tidak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. Padahal,  imunisasi adalah proses untuk membuat seseorang imun atau kebal terhadap suatu penyakit. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin yang merangsang sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut.

"Untuk itu, jika disepakati maka ini akan menjadi syarat masuk SD. Mereka akan bisa bersekolah jika telah memenuhi persyaratan imunisasi lengkap. Ini akan dibuktikan dengan persyaratan misalnya dengan catatan KMS (Kartu Menuju Sehat) dan sertifikat telah melakukan imunisasi lengkap, " tandasnya.(one) 

Walikota Sidak Pasar, Sisir Mamin Kedaluwarsa

Mojokerto-(satujurnal.com)
Walikota Mojpkerto Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar traditional dan pasar modern  memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok menghadapi lebaran, Rabu (22/5/2019).

Pasar Tanjung Anyar jadi sasaran pertama sidak walikota yang karib disapa Ning Ita tersebut. 

Ning Ita yang didampingi Wakil Walikota Achmad Rizal Zakaria, Sekda Harlistyati serta unsur Forkompimda berdialog dengan sejumlah pedagang.

“Harga bahan pangan diawal Ramadan sempat meningkat, tetapi hari ini sudah kembali ke harga normal. Stok juga tersedia semuanya dan cenderung stabil, artinya kebutuhan menjelang lebaran aman,” kata Ning Ita.

Dalam sidak kali ini, Ning Ita juga menyampaikan bahwa produk yang diperiksa semua dinyatakan aman, tidak berbahaya serta layak untuk dikonsumsi. 

“Dari sampling bahan makanan yang telah dilakukan terutama bahan pangan dari laut semua dinyatakan aman dari bahan berbahaya,” jelas Ning Ita.

Pun saat sidak di tiga pasar modern di jalan Bhayangkara dan jalan Benteng Pancasila ia menyatakan tidak ditemukan mamin terindikasi bahan berbahaya maupun kedaluwarsa. 
.
“Kondisi aman semua, saya hanya minta tanggal kadaluarsa ditempel agar masyarakat tahu. Jika ada yang membandel tentu akan ada peringatan sebelumnya, seperti masa kadaluarsa habis," tukasnya. (one) 

Dinkes Kota Mojokerto Sita Puluhan Jenis Mamin Bermasalah

Mojokerto-(satujurnal.com)
Sebanyak 25 swalayan dan supermarket di wilayah Kota Mojokerto kembali menjadi target sidak makanan minuman (mamin) Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Rabu (22/05/2019).

Puluhan mamin bermasalah lantaran kelayakan konsumsinya diragukan  yang ditemukan dalam sidak yang digelar terkait keamanan pangan menjelang hari raya Idul Fitri tersebut disita tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan. 

Dari 15 jenis mamin yang diamankan,  8 jenis diantaranya terbukti kedaluwarsa. Selebihnya bermasalah dalam hal ijin edar dan kerusakan kemasan. 

”Sasaran kita terutama pada makanan berformalin, juga mamin yang  sudah kadaluarsa dan tidak layak konsumsi namun tetap diedarkan,” ungkap Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Cristiana Indah Wahyu.

Namun dari hasil uji lab beberapa jenis sampel makanan yang ditengara berformalin, seperti sosis,  bakso dan ikan asin,  tak satu pun ditemukan kandungan zat berbahaya bagi kesehatan manusia tersebut. 

"Dari hasil uji lab, tidak kami temukan makanan yang mengandung zat formalin," terang Indah.  

Selain itu,  juga dicermati izin edar, tanggal kadaluarsa, label abal-abal dan kelayakan konsumsi.

”Kalau tidak standar secara mutu dan kualitas ya harus kita tarik,” terang Indah.

Menurut Indah, mamin yang diamankan menyalahi UU nomer 7 tahun 1996 tentang keamanan pangan. Karena dalam kemasan produk tidak disertai label sebagai bukti jaminan kepada konsumen. 

“Setiap mamin yang dijual dalam bentuk apapun harus ada label sebagai bukti jaminan keamanan untuk dikonsumsi,” tandas pejabat berjilbab ini.

Lebih lanjut indah mengatakan jika kemasan mamin tidak disertai label, maka dikhawatirkan produsen tidak menjamin keamanan produk untuk dikonsumsi. Selain itu untuk mendeteksi pembuatannya apakah sesuai dengan aturan BPOM atau tidak.

Bukan hanya produk dalam negeri yang menjadi sasaran sidak, namun semua produk yang menjadi kebutuhan saat lebaran pun tidak luput dari pengamatan petugas. 

”Saat lebaran kebutuhan akan mamin jelas meningkat sidak ini untuk mengantisipasi  agar produk yang dibeli tidak merugikan konsumen,” imbuhnya.

Jika dalam sidak selanjutnya masih ditemukan produk yang sama yang melanggar aturan, ujar Indah, pihaknya akan melayangkan surat terguran kepada instansi terkait.

“Kalau sampai tiga kali melanggar, kita akan rekomendasi kantor perijinan (KPPT) agar mencabut ijin dagang pengusaha yang bersangkutan,” tukasnya. (one)

Hukum & Kriminal

Peristiwa

Wisata

Pendidikan

Serba-serbi

Olahraga

Pemkab Mojokerto

Pemkab Jombang

Pemkot Mojokerto

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional