Headlines :
Home » » Emoh Jam Konser Dimajukan, EO NOAH Pilih Jadwal Ulang

Emoh Jam Konser Dimajukan, EO NOAH Pilih Jadwal Ulang

Written By Satu Jurnal on Rabu, 01 Oktober 2014 | 21.18

Mojokerto-(satujurnal.com)
Event Organizer (EO) konser grup band asal Bandung, NOAH di Kota Mojokerto memilih menjadwal ulang ketimbang memajukan jam konser. Pilihan itu disampaikan pihak EO ke Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiji Suwartini, Rabu (01/10/2014).

Penjadwalan ulang konser yang sedianya digelar 3 Oktober lusa itu, menyusul instruksi Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus tentang larangan opersional hiburan menyambut hari raya Idul Adha yang efekti diberlakukan 3 Oktober 2014 mulai pukul 18:00 WIB sampai dengan tanggal 5 Oktober 2014.

“Dari opsi yang kita tawarkan, memajukan jam konser atau menjadwal ulang, pihak penyelenggara memilih opsi kedua,” kata Wiji Suwartini, Rabu (01/10/2014).

Meski EO belum memastikan jadwal ulang konser grup band papan atas tersebut, namun kapolres memastikan konser NOAH akan digelar dalam tahun ini. “Kalau bulan Oktober , bisa tanggal 18 atau setelah tanggal 25,” imbuhnya.

Ihwal pembatalan jadwal konser,  ujar Kapolres Wiji Suwartini, dari desakan sejumlah elemen keagamaan setempat yang mempersoalkan jadwal konser. Diantaranya, dari pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid, juga kantor Kemenag dan Bakesbangpol.

“Akhirnya kita juga kumpulkan pihak Depag, MUI, NU, FKUB termasuk bakesbangpol, juga pihak EO NOAH. Tapi mereka tetap minta (konser NOAH) ditunda atau dimajukan,” katanya.
Menurut Wiji Suwartini, pembatalan konser NOAH diluar faktor yang dijadikan pertimbangan sebelumnya.

“Awal Agustus 2014 KPPT (Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu) Kota Mojokerto sudah mengeluarkan ijin lokasi yang diajukan EO. Baru oleh EO dibawa ke saya. Saya kemudian mempertimbangkan dengan berbagai kondisi, termasuk pertimbangan kalender nasional, lalu saya  buat rekom ke Polda (Jatim) sekitar pertengahan bulan September. Karena konser ini sifatnya besar, maka ijin harus dari Polda. Jadi Polda yang terbitkan ijin,” bebernya. 

Sebelumnya, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus menyatakan melarang konser grup band asal Bandung, NOAH yang sedianya digelar 3 Oktober 2014 lusa. Larangan manggung grup band papan atas yang digawangi vokalis Ariel ini dicetuskan Mas’ud Yunus disela-sela sidak penjualan hewan kurban, Rabu (01/10/2014) siang.

 “Dari hasil rapat persiapan hari raya Idul Adha, kita melarang, mulai tanggal 3 Oktober jam 18:00 sampai tanggal 5 Oktober 2014 semua tempat hiburan harus tutup. Termasuk konser NOAH,” cetus Mas’ud Yunus.

Bahkan, jika EO complain, menurut Mas’ud Yunus sebaiknya langsung ke kepolisian.
“Konser NOAH tidak saya ijinkan, karena bersamaan dengan malam takbir. Soal ini kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian,” akunya.
Disinggung jika ada complain dari EO, Mas’ud Yunus menanggapi datar. “Kalau ada complain, Itu urusan polisi. Tapi saya tidak mengijinkan hiburan mulai hari Jum’at (03/10/2014),” tegas dia.

Larangan itu, ujar Mas’ud Yunus untuk menghormati Idul Adha. “Masak malam takbiran jogedan. Ya gak bener. Kita kan punya visi bermoral,” kilahnya.

Mas’ud Yunus tak menampik jika pihak penyelenggara sudah menyodorkan ijin. “Ada pengajuan, tapi mereka tidak melihat kondisinya. Kemarin kita suruh rapatkan ke kepolisian. Hari ini sudah kita keluarkan edaran ke semua tempat hiburan. Jadi ya silahkan ke (pihak) yang mengeluarkan ijin (Polda),” ulang dia. (one)
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved