Headlines :
Home » , » Job Fair II : ILO Beri Penghargaan ‘Kota Mojokerto Peduli Difabel’

Job Fair II : ILO Beri Penghargaan ‘Kota Mojokerto Peduli Difabel’

Written By Satu Jurnal on Senin, 13 Oktober 2014 | 22.41



Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemkot Mojokerto dan dua perusahaan di Kota Mojokerto, perusahaan sepatu PT Intidragon Surya Tama dan perusahaan rokok PT Bokormas diapresiasi ILO (International Labour Organization) karena kepeduliannya  terhadap kaum difabel.

Amin Wachid - Kadisnakertran Kota Mojokerto
Pemkot dan dua perusahaan padat karya di Kota Mojokerto yang mempekerjakan penyandang disabilitas dengan pekerjaan yang layak tersebut akan menerima penghargaan internasional dari organisasi buruh sedunia dibawah bendera United Nations atau Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut dalam rangkaian pembukaan Job Fair II helatan Disnakertrans Kota Mojokerto, di GOR dan Seni Mojopahit, jalan Gajahmada Kota Mojokerto, Rabu (15/10/2014) lusa.

"ILO memberikan penghargaan internasional kepada Pemerintah Kota Mojokerto, kategori 'Kota Peduli Difabel’. Selain itu dua perusahaan, PT Intidragon Surya Tama dan  PT Bokormas mendapat piagam penghargaan ILO karena kepeduliannya dengan mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas," kata Kadisnakertran Kota Mojokerto, Amin Wachid, Senin (13/10/2014).

Selain dua perusahaan itu, ujar Amin, dalam waktu bersamaan tiga perusahaan di Surabaya juga mendapatkan penghargaan serupa. Yakni PT Generali, PT Info Media dan perusahaan handycraft Surabaya.

"Penghargaan ILO merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran stakeholder sekaligus mempromosikan akses pekerjaan untuk penyandang disabilitas," ucap Amin Wachid.

Melalui Job Fair II, lanjutnya, kita berharap para difabel mampu  mengakses lowongan kerja. Pun perusahaan mendapat pekerja disabilitas sesuai deskripsi kerja yang diinginkan.

Setidaknya, dua perusahaan garment di Sidoarjo menyatakan kesiapannya menampung tenaga kerja dari para penyandang cacat atau difabel yang mendaftar di Job Fair Session 2 yang digelar, 15-16 Oktober 2014 ini.

“Dua perusahaan garment di Sidoarjo sudah menyatakan kesiapannya membuka lowongan kerja untuk para difabel,” tukas Amin Wachid.

Sementara itu, hingga H-2 Job Fair II, tercatat 40 perusahaan sudah menyatakan kesiapannya menjaring tenaga kerja di bursa kerja gratis tersebut. "Jumlah lowongan kerja yang tersedia sebanyak 3.000. Ini sesuai target," imbuhnya. (one)
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved