Headlines :
Home » » Terinspirasi Nama Capres, Anak Sapi Berkepala Dua Dinamai Wowi

Terinspirasi Nama Capres, Anak Sapi Berkepala Dua Dinamai Wowi

Written By Satu Jurnal on Kamis, 02 Oktober 2014 | 18.46

Mojokerto-(satujurnal.com)
Warga Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto mendapat hiburan gratis. Ini setelah sapi jenis Limosin milik Mat Karsono (60), warga setempat, melahirkan seekor sapi berkepala dua. Uniknya, Karsono terinspirasi untuk memberi nama sapinya Wowi, gabungan nama tokoh nasional yang berebut kursi Presiden RI dalam helatan Pilpres Agustus lalu, Prabowo – Jokowi.

"Karena kepala adalah simbol pemimpin maka pedet (anak sapi) yang lahir dengan dua kepala itu saya beri nama capres Prabowo dan Jokowi. Apalagi setelah lahir anak sapi berkepala dua, kampung kami jadi ramai," kata Karsono, Kamis (2/10/2014).

Kabar jika di Desa Tawar lahir anak sapi berkepala dua menyebar cepat. Puluhan warga kampung dan luar kampung berduyun-duyun membanjiri rumah Karsono. Mereka penasaran dan meyakini bahwa dengan melihat sapi berkepala dua itu bisa membawa berkah. Pemilik sapi sendiri harus menunggu enam tahun untuk mendapatkan berkah dari sapi berkepala dua itu.

Sebenarnya, sapi dengan dua kepala dan satu badan itu lahir dua hari lalu. Dengan badan satu, kaki normal empat, namun bagian kepala yang ganda. Bagian kepala ini pun tidak utuh. Masing-masing kepala anak sapi hanya terdiri satu mata dan satu telinga. Mulut dan hidung anak sapi cokelat ini normal, dua.

Namun saat ini, kondisi anak sapi itu lemas. Dia tak lagi mau minum susu induknya. Oleh Karsono, sapi aneh itu pun diberi asupan susu formula.

"Setiap jam harus kami combor (minumi) susu formula. Tidak hanya itu, kata orang-orang biar bergas (kuat), pedet juga saya beri telur ayam kampung," kata Karsono.

Awal kelahiran Wowi sempat membuat cemas. Tidak biasanya persalinan sapi Limosinnya begitu sulit. Usia 10 bulan adalah usia hamil yang wajar. Namun saat melahirkan, pedet dalam induk sapi itu sulit dikeluarkan. Karsono pun minta bantuan mantri hewan untuk menarik keluar. Ternyata pedet sulit lahir karena berkepala dua.

Wowi adalah anakan sapi yang ketiga. Anak sapi pertama dan kedua yang sama-sama melalui kawin suntik keluar normal. Kini Wowi menjadi magnet hiburan bagi warga kampung. Setiap hari, ada puluhan warga yang ingin melihat. Kardus yang diletakkan di kandang Wowi kini penuh dengan uang suka rela. Mereka kagum dan tak percaya. (one)
Share this article :

0 komentar:

Berikan komentar posistif Anda.

Mohon jangan melakukan SPAM !

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved