copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Bantu Keluarga Tiga Warga Kota Mojokerto Korban AirAsia QZ 8501, Pemkot Siagakan Dua Ambulan Di Crisis Centre Juanda

Mojokerto-(satujurnal.com)
Walikota Mojokerto Mas'ud Yunus memberangkatkan dua unit mobil ambulance ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo untuk bantuan medis keluarga tiga warga Kota Mojokerto penumpang pesawat terbang AirAsia QZ8501 yang jatuh di Pangkalan Bun,
Kalimantan Tengah.

Ambulance milik Dinas Kesehatan Kota Mojokerto tersebut disiagakan di Crisis Centre, Terminal II, Juanda mulai hari ini

"Pengiriman dua unit ambulan di Crisis Center Juanda terkait tiga warga Kota Mojokerto menjadi penumpang pesawat terbang AirAsia yang mengalami kecelakaan. Sebagai bentuk empati, kita siagakan ambulan untuk antisipasi bagi keluarga yang mengalami musibah ini. Barangkali mereka perlu penanganan dan tindakan medis selama menunggu kabar tentang korban," kata Mas'ud Yunus sesaat sebelum memberangkatkan ambulan di halaman Kantor Dinkes, jalan Pahlawan, Kota Mojokerto, Rabu (31/12/2014).

Menurutnya, dua unit ambulan berikut tenaga medis disiagakan 24 jam dan baru ditarik jika Basarnas menyatakan selesai. "Semua ugo rampe (kebutuhan) kita tanggung," tukasnya.

Pun jika kemudian ada pernyataan resmi bawa korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan dibutuhkan DNA, Mas'ud Yunus menyatakan akan memfasilitasi sepenuhnya. "Kalau semisal dibutuhkan mobil jenazah, kita juga sudah siapkan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,
Mulyahadikusuma Ranuwidjojo bertolak ke Singapore bersama istri, Lia Sari dan anak semata wayangnya, Angeline Esther Imanuel serta keponakannya Andrian Ferdiando ke Singapore dengan maskapai AirAsia QZ8501 berangkat dari Bandara Juanda tujuan Singapore, Minggu (29/12/2014) pukul 05.20 WIB.

Saat menuju Bandara, Mulyahadikusuma, pedagang onderil sepeda motor di jalan Gajahmada 85-c Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini diantar kedua orangtuanya Lely Lestiawati dan Ranuwidjono Proboatmodjo ke bandara Juanda.

Data sementara menunjukkan jumlah penumpang AirAsia QZ8501 sebanyak 155 orang yang terdiri dari 138 orang dewasa, 24 anak dan 1 bayi. Pesawat diterbangkan oleh Kapten Irianto dengan kopilot Remi Imannuel. (one)

1 Comment for "Bantu Keluarga Tiga Warga Kota Mojokerto Korban AirAsia QZ 8501, Pemkot Siagakan Dua Ambulan Di Crisis Centre Juanda"

Jangan percaya

Weather, 21 October
Mojokerto Weather http://www.booked.net/
+34

High: +34° Low: +24°

Humidity: 61%

Wind: S - 1 KPH

Surabaya Weather
+33

High: +33° Low: +25°

Humidity: 75%

Wind: NNE - 6 KPH

Jakarta Weather
+34

High: +34° Low: +29°

Humidity: 85%

Wind: - 10 KPH

Back To Top