Headlines :
Home » » Keresan ,Tradisi Berebut Hasil Bumi Peringati Maulid Nabi

Keresan ,Tradisi Berebut Hasil Bumi Peringati Maulid Nabi

Written By Satu Jurnal on Sabtu, 03 Januari 2015 | 14.29

Mojokerto-(satujurnal.com)
Tradisi ‘Keresan’, ajang rebutan hasil bumi dan hasil industri rumah tangga yang digantung di dahan dan ranting pohon keres, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ikon tersendiri bagi warga muslim di Desa Mangelo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Setiap momen memperingati Nabi Muhammad SAW, tradisi keresan ini digelar. Seperti tradisi keresan yang digelar Sabtu (03/1/2015) pagi.

Ratusan warga berebut aneka hasil bumi dan hasil industri rumah tangga yang digantungkan di dua pohon keres, pohon yang disimbolkan sebagai pohon yang ada di bumi dan berbuah menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut.

Sebelum tradisi keresan dimulai, tokoh agama setempat mengawali dengan ceramah di depan masjid desa.

Usai ceramah agama, ratusan warga berkumpul mendekati dua pohon keres bersiap-siap berebut berkah dari pohon keres.

Aneka hasil bumi, sendal, sepatu, tas, topi bahkan pakaian anak-anak dan dewasa yang digantung diantara dahan-dahan pohon keres menjadi incaran warga untuk direbut.

Tatkala lomba tarik berkah dimulai, aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Mereka tak lagi peduli keselamatan diri maupun orang lain.

Sebagian bahkan tampak nekad memanjat pohon untuk berebut mendapatkan berkah yang mereka incar. Tak memakan waktu lama, semua benda yang digantung di pohon keres ludes. Tak sedikit yang membawa lebih dari satu benda. Bahkan ada warga luar desa yang mampu merebut puluhan butir buah kelapa, berlembar pakaian dan sayuran.

“Senang-senang saja bisa ikut berebut berkah pohon keres di hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Bukan sekedar hadiah yang kita inginkan, tapi kebersamaan. Soal aksi rebutan sampai saling sikut, justru serunya disitu,” aku Suhadak, salah satu warga yang terlibat aktif berebut berkah pohon keres tersebut.

Sementara itu, Muhamad Soleh, panitia kegiatan mengatakan, acara berebut berkah pohon keres tersebut merupakan tradisi temurun dari nenek moyang warga Mangelo.

“Tujuan sebenarnya adalah untuk mengumpulkan umat Islam yang berada di Mangelo agar di acara Maulid Nabi Muhammad SAW dapat merayakan bersama dengan dasar kerukunan,” katanya. (wie)
Share this article :

1 komentar:

  1. Semoga semuanya sejahtera makmur halal barokah. Amin amin amin amin amin.

    BalasHapus

 
Copyright © 2012 SatuJurnal.com - All Rights Reserved