copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Eksekusi Proyek Tol Ricuh, Satu Keluarga Ancam Bunuh Diri


Jombang-(satujurnal.com)
Eksekusi proyek pembangunan jalan tol trans Jawa, Kertosono - Mojokerto, Rabu (31/8/2016) pagi berlangsung ricuh. Belasan warga ditangkap oleh petugas, bahkan seorang warga mengancam bunuh diri.

Meski mendapat perlawanan warga namun  proses eksekusi tetap dilakukan petugas

Kericuhan yang terjadi dalam proses eksekusi proyek jalan tol Kertosono – Mojokerto yang melintasi desa Watudakon, kecamatan Kesamben, Jombang ini diwarnai aksi penghadangan yang berujung ditangkapnya beberapa orang warga. 

Tak terkecuali, seorang wanita yang histeris pun tangkap oleh petugas.

Tak hanya penghadangan, satu keluarga bahkan mengancam akan melakukan aksi bunuh diri dengan meledakkan tabung elpiji.

Satu keluarga tersebut membuat barikade dengan melempari jalan menggunakan kotoran manusia. 

Satu keluarga ini pun diamankan petugas. 

Warga mengancam akan melakukan segala cara untuk menghentikan proses eksekusi lantaran belum ada kesepakatan ganti rugi dan terkesan sepihak.

Meski dengan berbagai upaya penghadangan dan ancaman bunuh diri, oleh petugas warga tetap ditangkap untuk diamankan. 

Selanjutnya, proses eksekusi pun dilakukan setelah dibacakan surat keputusan oleh Panitera Pengadilan Negeri (PN) Jombang.

Sujai, Panitera PN Jombang menyebut, di Desa Watudakon Kecamatan Kesamben Jombang ini sedikitnya ada 21 rumah warga yang terkena proyek pembangunan jalan tol Trans Jawa. Kertsono – Mojokerto.(rg)

uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang
Labels: peristiwa

Terima Kasih Telah Membaca Eksekusi Proyek Tol Ricuh, Satu Keluarga Ancam Bunuh Diri. Silahkan Berbagi...!

0 Comment for "Eksekusi Proyek Tol Ricuh, Satu Keluarga Ancam Bunuh Diri"

Back To Top