copy dan paste berita, dengarkan disini!


 

GRATIS langganan via e-mail

Digadang Dongkrak UKM Lokal, Aplikasi Mojomarket Malah Jajakan Produk Luar Pulau


APLIKASI Mojomarket sebagai media penjualan online yang dirancang khusus untuk UKM dan IKM Kota Mojokerto diluncurkan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari bareng pembukaan Pameran Mojofest 2019 di Taman Benpas, jalan Benteng Pancasila Kota Mojokerto, Rabu (16/1/2019).

Namun aplikasi yang tampil di layar smartphone besutan Disperindag setempat yang membagi empat menu produk yakni, batik, makanan, kerajinan dan otomotif itu tidak saja masih kering tawaran, ternyata juga mempromosikan produksi perajin daerah lain.

Seperti dalam menu batik, muncul tawaran dua produk, ‘Kain Batik motif kawung’ yang dipasang bandrol Rp 200 ribu dengan deskripsi produk ‘Kain Batik motif kawung Khas Mojokerto, dan ‘Batik Pria Khas Mojokerto’ yang dibandrol Rp 500 ribu, dengan deskripsi produk ‘Motif Surya Majapahit Khas Mojokerto. Kedua produk ini ditawarkan ‘toko Barokah’. Dalam deskripsi penjual, muncul ‘Toko Barokah, Vaniza Raitama, Telp (+62) 430 4523 087, beralamat di Sumanda, Punggung, Tanggamus Regency, Lampung, Indonesia.

Anehnya, lapak jualan online yang digadang-gadang Walikota yang karib disapa Ning Ita itu akan mendongkrak dan mensejahterakan UKM dan IKM Kota Mojokerto justru menonjolkan produk luar pulau itu sebagai ‘Best Seller Batik’.

Sayangnya, selain dua item produk itu, tidak ada konfigurasi produk batik khas kota Mojokerto yang bisa ditemukan di aplikasi berlogo Pemkot Mojokerto dan Surya Mojopahit, lambang kebesaran Kerajaan Mojopahit ini.

Pun demikian dengan produk makanan. Ketika pengguna menyentuhkan jari ke menu kedua ini, akan muncul 10 produk makanan.

5 produk, yakni Roti Bluder Jawa, Rambak Kulit Ikan Patin, Aneka Kue Kering, Samber Pecel Brawijaya dan Kue Kering Anugerah Cookies, dalam deskripsi penjual tampil nama produsen, nomor telpon dan alamat yang berbeda namun semuanya di wilayah Kota Mojokerto.

Yang janggal dan cenderung ‘ngaco’, 5 produk makanan lainnya yang ditampilkan di urutan teratas, dengan branding ‘ Perum Prastuti Fujiati, Ika Nursila Dewi, telpon 0352 1684 885, Brangkal, Sooko, Mojokerto, East Java 61361. Kelima produk itu yakni, satu produk Girengan renyah dengan gambar ‘taman yang didominasi tumbuhan hijau’, dan empat produk Resoles, Gorengan Lezat, Onde dan Lumpia Kering dengan gambar yang sama, yakni tiga buah penganan lumpia yang disajikan di satu nampan.

Yang cukup rapi, pada menu ‘toko favorit’ di tampilan bawah, bersebelahan dengan menu ‘beranda’, tampil katalog penjual produk batik dan makanan plus dua lapak celuler.

Hanya saja, di menu keranjang belanja, tidak ada informasi secuil pun yang bisa ditemui di aplikasi gratis ini.

Dan lagi, tidak ada cara transaksi atau tata pengiriman barang yang ditampilkan di online shop dengan interface yang didominasi warna kuning keemasan yang diharapkan Ning Ita bisa diviralkan masyarakat itu. (one)

uang gratismu ada disini, mulailah menambang cryptocurrency sekarang
Labels: pemkot mojokerto, serba-serbi

Terima Kasih Telah Membaca Digadang Dongkrak UKM Lokal, Aplikasi Mojomarket Malah Jajakan Produk Luar Pulau. Silahkan Berbagi...!

0 Comment for "Digadang Dongkrak UKM Lokal, Aplikasi Mojomarket Malah Jajakan Produk Luar Pulau"

Back To Top