Duiker Jebol, Jalan Poros Kabupaten Tak Optimal - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Duiker Jebol, Jalan Poros Kabupaten Tak Optimal

Kondisi duiker di ruas jalan Ceweng-Mojowarno 
 Jombang-(satujurnal.com)
Jebolnya duiker (gorong-gorong melintang di tengah jalan) yang berada di ruas jalan Ceweng – Mojowarno, di Desa Ceweng Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Pasalnya ruas jalan tersebut merupakan jalan poros Kabupaten Jombang yang tergolong padat kendaraan karena digunakan pengguna jalan yang mau menuju Mojowarno, Mojoagung, atau masyarakat yang akan menuju ke Diwek dan Kabupaten Jombang.

Informasi yang dihimpun satujurnal.com menyebutkan, jebolnya duiker tersebut dikarenakan adanya sejumlah kendaraan yang tonasenya melebihi kekuatan jalan melintas melewati ruas jalan tersebut. Sehingga duiker yang berusia lama tak lagi mampu menyanggah kekuatan kendaraan saat melintas.

Akibat jebolnya duiker ini, ruas jalan Ceweng - Mojowarno untuk sementara tidak berfungsi secara normal. Pengguna jalan yang akan menuju Mojowarno dan mojoagung ataupun menuju Diwek Jombang harus antri dan berhari hati melewati duiker yang jebol tersebut. Diperkirakan, duiker itu bakal jebol lantaran kondisinya yang kian parah ditambah beban kendaraan yang  melintas terus menerus.

Kepala UPTD PU Bina Marga Jombang wilayah Mojoagung, Musawer saat dikonfirmasi terkait jebolnya duiker mengatakan jika pihaknya sudah merencanakan untuk melakukan perbaikan secepatnya. Karena memang kebutuhan perbaikan jalan itu sangat mendesak. “Untuk saat ini kita sudah berkoordinasi mengagendakan perbaikan secepatmya. Karena jalan tersebut merupakan jalan poros Kabupaten Jombang," katanya.

Dijelaskan, bila duiker tersebut usianya sudah tua dan menggunakan konstruksi batu bata merah. “Yang pasti usia duiker itu sudah tua dan bangunan irigasi desa dengan kontruksi batu bata merah, sehingga tidak mampu menahan beban kendaraan yang melewatinya. Apalagi arus kendaraan semakin padat. Ditambah lewatnya kendaraan tonase besar,” kata Musawer.

Namun soal target perbaikan duiker, Musawer tak menyebut secara pasti. "Kita segera melakukan perbaikan. Targetnya, 14 hari selesai,” ujarnya. (bir)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional