Badan Resque Nasdem Gelar Seminar, Libatkan 1.500 Guru PAUD - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Badan Resque Nasdem Gelar Seminar, Libatkan 1.500 Guru PAUD

Jombang-(satujurnal.com)
Sekitar 1.500 guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Jombang dan Mojokerto membanjiri auditorium Undar Jombang mengikuti seminar yang dihelat Badan Rescue Nasional Demokrat, bertajuk peningkatan kualitas guru PAUD,Sabtu (22/6/2013).

Seminar gratis helatan sayap politik Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang dibuka Wakil Bupati Jombang terpilih, Hj Mundjidah Wahab ini berangkat dari keprihatinan terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap PAUD.

Dua pembicara, Lilis Suryani dari Universitas Negeri Jakarta dan Yuni Widyastuti dari Surya Institut Jakarta.
,jadi keynote speaker seminar yang focus pada pendidikan usia emas (golden age) tersebut.

"Acara ini kami gelar guna meningkatkan kualitas guru PAUD," kata Ketua pelaksana seminar, Syaifuddin.

Caleg DPR RI Partai Nasdem dapil Jatim VIII tersebut mengatakan, guru merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan anak usia emas. Oleh karena itu, meningkatkan kulaitas para guru tersebut adalah keharusan. Hal-hal itulah yang disadari oleh Nasional Demokrat.

"Makanya guru PAUD patut mendapatkan perhatian akan kesejahteraannya. Selain itu, layanan pendidikan bagi anak usia emas 0-6 tahun atau dikenal dengan pendidikan anak usia dini terus ditingkatkan. Karena guru yang berkualitas akan menghasilkan anak didik berkualitas pula," ujar Sayifuddin.

Ketua DPP Badan Rescue Nasional Demokrat, Jeanette Sudjunadi mengungkapkan, perhatian Nasional Demokrat terhadap guru PAUD tidak muncul secara tiba-tiba. Namun sudah ia lakukan semenjak tiga tahun terakhir ini. Alasannya, pendidikan usia dini merupakan jenjang pendidikan terpenting.

Selain itu, lanjut Jeanette, masa depan seseorang itu juga ditentukan dari pendidikan pada usia emas (golden age), yakni usia 0 - 6 tahun. Sayangnya, meski keberadaannya sangat penting, namun menurut Jeanette, PAUD belum masuk dalam cetak biru sistem pendidikan nasional.

"Program wajib belajar kita masih 9 dan 12 tahun. Ironisnya, di dalam program tersebut belum melibatkan PAUD di dalamnya. Oleh karena itu kami terus mendorong peningkatan kulaitas guru PAUD di Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, Ida Zulianah, salah satu peserta seminar mengatakan, acara seminar tersebut sangat bermanfaat bagi guru PAUD seperti dirinya. Dengan begitu, guru PAUD yang ada di Jombang bisa mendapatkan materi-materi yang diperlukan. Apalagi, acara seminar itu digelar secara gratis. "Yang pasti banyak manfaatnya bagi kami," urai guru TK asal Kecamatan Peterongan ini. (rg)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional