Puluhan Peserta Test CPNS Absen, Walikota : Tidak Ada Praktek Perjokian - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Puluhan Peserta Test CPNS Absen, Walikota : Tidak Ada Praktek Perjokian

Mojokerto-(satujurnal.com)
Puluhan peserta absen dan dua orang ditolak karena tidak mengantongi kartu tes mewarnai pelaksanaan test tulis CPNS Kota Mojokerto yang berlangsung Minggu (03/11/2013) pagi hingga sore tadi. 

Ketidakhadiran peserta dan penolakan peserta itu dipaparkan panitia saat Walikota Abdul Gani Suhartono melakukan sidak di sejumlah lokasi tes. 

“Dari  5.672 peserta test jalur umum, 33 peserta atau sekitar dua persen yang absen, Itu disebabkan sebagian besar mereka mendaftar di beberapa daerah. Jadi kemungkinan mereka ikut memilih ujian test tulis di daerahnya sendiri agar dekat dengan domisilinya,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto, Novi Raharjo disela-sela mendampingi Walikota dan Pengawas BPKP Jatim melakukan sidak di SMPN 5 SMN 3 dan SD Balongsari 1.   

Selain itu, panitia terpaksa menolak dua peserta mengikuti tes tulis. Hal ini dilakukan panitia lantaran keduanya mengaku telah kehilangan kartu ujian saat mereka hendak masuk ruang ujian, 

"SOP-nya memang demikian. Mereka yang boleh masuk ke ruang ujian adalah mereka yang memiliki kartu ujian. Ada dua peserta mengaku kehilangan tes. Saya khawatir, mereka joki dan tegas kita tolak masuk ruang ujian," ungap Novi. 

Panitia di daerah ini tak mau memberi toleransi soal kartu tes ini. Kecuali, mereka baik-baik melapor sehari sebelumnya atau malah jauh-jauh hari. Sebab, ada juga peserta yang benar-benar kehilangan kartu tes. Peserta ini melapor ke kelurahan hingga kepolisian. Begitu bisa menunjukkan surat kehilangan ini, peserta itu diizinkan masuk mengikuti tes CPNS.

Berbeda dengan dua peserta tersebut. Mereka datang dengan tanpa menunjukkan surat kehilangan dan tiba-tiba mengaku kehilangan kartu tes. "Segala bentuk praktik perjokian sekecil apa pun tak bisa dimaafkan. Kami antisipasi betul. Apakah mereka kehilangan kartu tes betul, itu konsekuensi," kata Novi.

Lebih lanjut Novi menjelaskan,  rekruitmen  CPNS umum di Kota Mojokerto diikuti oleh 5.672 pelamar yang berasal dari luar daerah seperti Bandung, Banyuwangi, Jombang, Kediri dan beberapa daerah yang ada di Jawa timur. 

Mereka datang untuk memperebutkan 150 formasi yang dibutuhkan oleh pemkot. Sedangkan untuk peserta CPNS dari honorer K2,  jumlahnya hanya 236 orang. 

Hasil dari test tulis ini nantinya langsung dikirim ke pusat untuk dikoreksi .Sementara hasilnya akan diumumkan secara serentak seluruh Indonesia melalui   website Menpan pada tanggal (5/12) Desember nanti.

Tidak hanya panitia, Wali Kota Abdul Gani Suhartono menyatakan, atensi sidak juga tak lepas dari antisipasi perjokian. Dia meminta seluruh pengawas lebih ketat dan menjalankan tugasnya sesuai SOP. Sampai-sampai sepanjang sidak tadi siang, Gani ikut memelototi foto di kartu tes dengan di KTP beberapa peserta.

"Silakan semua mengambil KTP masing-masing. Mau saya lihat dan pastikan bahwa tak ada praktik joki di ruangan ini. Yang belum ada KTP, silakan diambil KTP-nya," kata Gani begitu masuk salah satu ruangan di SDN Gedongan.

"Sejauh ini tak ada joki. Begitu juga kebocoran soal atau kecurangan lain tidak tampak. Lembar jawaban kurang atau banyak yang absen, itu wajar," kata Gani.

Pengawas BPKP Jatim, Dadang Samja mengatakan antisipasi kebocoran soal sudah menjadi atensi pengawas. Dari mulai pencetakan naskah ujian hingga distribusi soal ujian. “Kami melibatkan pihak kepolisian untuk mengawal naskah ujian tersebut,” katanya. 

Bahkan pengawasan melekat dilakukan saat proses mencetak naskah ujian di surabaya. Seluruh personil yang terlibat dalam pencetakan naskah mendapat pengawasan khusus dari tim pengawas. Setelah naskah selesai di cetak, mereka harus dikarantina dan tidak boleh meninggalkan tempat sebelum ujian selesai.

” Sampai ujian selesai personil percetakan itu baru diperbolehkan meninggal tempat,” tukas Dadang.(wie)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional