Dongkrak Partisipasi Pemilih Pileg, KPU Kota Mojokerto Bidik Kantong-Kantong Golput - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Dongkrak Partisipasi Pemilih Pileg, KPU Kota Mojokerto Bidik Kantong-Kantong Golput

Dialog antara anggota PPS dan Komisioner KPU, Amanoe
Mojokerto-(satujurnal.com)
Sejumlah kantong pemilih golongan putih (golput) jadi bidikan khusus KPU Kota Mojokerto dalam penyelenggaran pemilihan anggota legislatif (pileg) 2014. Dikantong-kantong dengan tingkat partisipasi pemilih yang rendah ini, KPU akan meningkatkan sosialisasi dengan berbagai metode.

“Dari 18 kelurahan yang ada, kantong-kantong pemilih di kelurahan Jagalan dan kelurahan Sentanan, tingkat partisipasi dalam hasil Pilwali Agustus 2013 rendah. Untuk kantong-kantong kelurahan dengan tingkat partisipasi yang rendah ini, akan kami tingkatkan sosialisasinya,” kata Komisioner KPU Kota Mojokerto, Miftah Amanoe saat rapat koordinasi dengan PPK, PPS dan Relawan Demokrasi di Balai Kelurahan Balongsari, Magersari, Kamis (15/01/2014).

Amanoe beranggapan, terdapat korelasi antara tingginya mobililtas pemilih dengan tingkat partisipasi. Anggapan seperti pada umumnya, golput terjadi karena sosialisasi. ‘Makanya sosialisasi perlu digenjot,” tandasnya. 

Sementara secara keseluruhan, kata Amanoe, bentuk sosialisasinya disesuaikan dengan obyek. “Bisa saja sosialisasi dengan berbagai alat peraga yang disesuaikan dengan audiens. Kalau tidak memungkinkan dengan model dialogis, ya model lain yang lebih mengena, seperti pemasangan spanduk dan baliho sosialisasi, panggung orkes melayu, road show dan lainnya, sehingga kemasan sosialisasi jadi magnet bagi calon pemilih,” tukas Amanoe. 

Namun demikian, lanjut Amanoe, sebagai penyelenggara pemilihan umum, KPU tidak dapat bekerja sendiri. “PPK, PPS dan Relasi (Relawan Demokrasi) adalah mitra KPU untuk peningkatan partisipasi pemilih pileg,” imbuhnya. 

Tiga elemen inilah yang akan membantu KPU mendongkrak partisipasi pemilih hingga kian menekan angka golput. “Kalau pada Pilwali 2013, angka partisipasi sebesar 83 persen, pada pileg kita targetkan 85 persen atau 10 persen diatas target nasional (75 persen). Target bisa tercapai, jika kita kompak,” pungkas Amanoe. (one)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional