Pangdam V Turun ke Lokasi Longsor Bareng - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Pangdam V Turun ke Lokasi Longsor Bareng

Jombang-(satujurnal.com) 
Tebalnya material dan bebatuan di lokasi tebing longsor Dusun Kopen, Desa Ngrimbi,Kecamatan Bareng, Jombang, menjadi kendala terbesar dari upaya pencairan dua korban yang tersisa. 

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Ediwan Prabowo mengutarakan hal itu kepada sejumlah wartawan dalam kunjungannya ke lokasi bencana, Sabtu (1/2/2014). 

“Volume material longsor yang besar, juga batu-batu yang besar menjadi kendala untuk proses pencarian dua korban,” ujarnya. 

Sejauh ini, kata Ediwan Prabowo, metode yang dilakukan tim gabungan sudah optimal. Ini ditunjukkan dengan jumlah personil yang mencukupi. Yakni 350 orang TNI, 150 polri, ditambah personel dari Pemkab Jombang dan eleman masyarakat lainnya. “Kita lakukan penggalian dan pencarian batas maksimal,” tukasnya.

Ediman Prabowo yang didampingi Didampingi Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko lebih jauh mengatakan, seluruh tim gabungan dan masyarakat  sudah melakukan upaya maksimal. “Namun takdir berbicara lain. Sebanyak 14 orang meninggal. Dari jumlah itu, 12 sudah ditemukan, tinggal dua yang belum,” katanya. 

Nasib dua korban tewas tanah longsor di Dusun Kopen, yakni Sail dan Fatchur Rozi  hingga saat ini memang masih misterius. Hingga siang ini sejumlah alat berat yang di turunkan di lokasi bencana dioptimalkan untuk penggalian material longsor yang menimbun empat rumah di lokasi tersebut. Petugas memaksimalkan upaya penyisiran dan pencarian disekitar batu besar yang disinyalir sebagai lokasi dua jasad korban. 

Upaya pencarian juga dilakukan tim dengan mengerahkan 6 anjing pelacak (K-9) Polda Jatim. 

Sementara itu, hasil pertemuan keluarga korban dan tim SAR dan BPBD Jombang menyepakati proses penggalian di hentikan. Kendati demikian, reklamasi atau pengembalian kondisi lahan akan di lakukan selama dua hari kedepan sambil di lakukan penyisiran lanjutan. 
Keluarga korban juga sudah menyadari dan memahami upaya maskimal dari tim . Keluarga menganggap lokasi bencana longsor tersebut sebagai makam jasad Sail dan Fatchur rozi.  (rg) 

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional