Hari Kartini, Kepala DPPKA Jadi Koki Dadakan - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Hari Kartini, Kepala DPPKA Jadi Koki Dadakan

Mojokerto-(satujurnal.com)
Dinas Pendapatan Pengelolahan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Mojokerto menggelar lomba masak nasi goring, mie instan dan foto selfi di momen Hari Kartini tahun ini, Kamis (21/4/2016).

Menariknya, meski seluruh karyawan di instansi yang berada di jalan Letkol Sumardjo ‘wajib’ ikut lomba yang digelar di halaman kantor, namun layanan masyarakat sama sekali tidak tersendat, apalagi terganggu. Pun Kepala DPPKA Agung Moeljono ikut berjibaku menaklukkan sulitnya memasak nasi goreng.

"Emansipasi tidak hanya kesetaraan wanita terhadap tugas laki-laki. Bisa jadi sebaliknya, kita sekarang berlomba menjalankan tugas wanita, memasak nasi goreng ini," lontar Agung Moeljono yang menikmati menjadi koki dadakan.

Selain itu, dengan menggelar lomba antar pegawai, akan terbangun kebersamaan. Pembentukan karakter seperti itu, terbukti bagus untuk meningkatkan kinerja karyawan DPPKA di setiap tingkatan.

"Bisa membangun kebersamaan dan kekompakan. Ini efeknya bisa meningkatkan kinerja mereka. Endingnya pasti ke arah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambah Agung.

Lomba memasak nasi goreng bagi pejabat pria dan memasak mie goreng untuk wanita digelar dipelataran kantor DPPKA mulai pukul 08.30 WIB. Tak hanya itu, karyawan yang belum mendapatkan giliran lomba mengikuti ajang foto selfie dengan latar belakang gambar yang disediakan panitia.

Yang paling mengundang perhatian yakni ketika para pria beraksi memasak nasi goreng. Terlihat banyak kejadian lucu mewarnai lomba. Mulai dari ketika mereka mengumpulkan bahan, mulai memsak hingga menata penyajian.

 "Ternyata terlihat susah juga memasak ya. Berat juga sebenarnya tugas perempuan itu," keluh Riyanto, Kabid Perbendaharaan DPPKA.

Sementara itu, ketua panitia lomba Muljoko menjelaskan jika lomba memasak nasi goreng diikuti 12 peserta pria. Sedangkan lomba memasak mie goreng diikuti 6 peserta perempuan.


"Tim juri akan memilih masing-masing 3 pemenang," tambah Muljoko. (one)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional