Alih Fungsi Lahan Meningkat, Pemkot Mojokerto Siapkan Raperda Lahan Abadi - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Alih Fungsi Lahan Meningkat, Pemkot Mojokerto Siapkan Raperda Lahan Abadi

Alih Fungsi Lahan Meningkat, Pemkot Mojokerto Siapkan Raperda Lahan Abadi

Mojokerto-(satujurnal.com)
Keberadaan lahan abadi dinilai penting dan mendesak oleh Walikota Mojokerto, Mas;ud Yunus. Pasalnya, selain amanat undang-undang, juga sebagai satu regulasi untuk menekan alih fungsi lahan di kota ini yang setiap tahun yang terus meningkat. 

Luasan lahan pertanian di wilayah kota mungil dengan tiga kecamatan ini kian tahun kian menyusut akibat pengalihfungsian lahan pertanian menjadi pemukiman dan kawasan bisnis.

Walikota Mas’ud Yunus mengaku, pihaknya sudah berancang-ancang menggulirkan raperda tentang lahan pertanian berkelanjutan atau lahan abadi.

Menurutnya, hingga pertengahan tahun ini, sisa lahan pertanian di kota ini tersisa sekitar 20 persen atau 104 hektar dari luas wilayah 527 hektar.

"Lahan pertanian tinggal kisaran 20 persen. Padahal, kami dituntut untuk mendukung program swasembada dan ketahanan pangan," ujarnya kepada wartawan usai menyerahkan bantuan alat mesin dan pertanian (alsinta) bantuan Kementerian Pertanian kepada 18 kelompok tani (poktan), di kantor Dinas Pertanian setempat, Jumat (5/8/2016).

Pemkot, ujarnya lebih jauh, berupaya untuk  mempertahankan lahan abadi yang disyaratkan pemerintah minimal 10 persen.

"Makanya, kami tengah mengkaji penerbitan perda untuk lahan abadi. Kalau saat ini masih ada ruang sekitar 20 persen, dari persyaratan pemerintah yakni 10 persen," ujarnya

Lahan yang akan dijadikan lahan abadi atau lahan berkelanjutan ini merupakan lahan milik masyarakat. Untuk itu, di tengah keterbatasan lahan pertanian yang ada, inovasi pertanian adalah satu-satunya upaya pemkot mendukung program pemerintah.

“Kami gencar menyorong program inovasi pertanian perkotaan. Misalnya dengan menerapkan teknologi bibit dan alat-alat pertanian. Dengan begitu, hasil produktivitas tetap tinggi," tegasnya. (one)


Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional