Bupati dan Tokoh Masyarakat Jombang Teken Petisi, Tolak Penggunaan Kalimat ‘HUT Republik Indonesia’ - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Bupati dan Tokoh Masyarakat Jombang Teken Petisi, Tolak Penggunaan Kalimat ‘HUT Republik Indonesia’

Bupati dan Tokoh Masyarakat Jombang Teken Petisi, Tolak Penggunaan Kalimat ‘HUT Republik Indonesia’

Jombang-(satujurnal.com)
Bupati, Ketua DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat Jombang menandatangani Petisi Kemerdekaan Bangsa Indonesia, di komplek pusat Toriqoh Siddiqiyah Desa Losari Kecamatan Ploso, Jombang, Jum’at (19/8/2016).

Petisi berisi penolakan penggunaan kalimat ‘HUT Republik Indonesia’ yang selama ini digunakan negara dan bangsa Indonesia saat memperingati hari kemerdekaan dianggap salah.

Kyai Mukhtar Mukti Mursyid (guru) Toriqoh Siddiqiyah, orang pertama yang menandatangani petisi, disusul Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Ketua DPRD Jombang, Joko Triono serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat lainnya hingga berjumlah 10 orang.

Kalimat Kemerdekaan Republik Indonesia dianggap salah. Sebab dalam teks Proklamasi dan Pembukaan UUD 1945 tidak ada kalimat ‘Republik Indonesia’. Alasan lain pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 Republik Indonesia belum berdiri, karena baru berdiri pada tanggal 18 Agustus 1945.

“Petisi ini sebagai bentuk pelurusan sejarah ini melalui kajian dn pembahasan selama empat tahun, namun baru saat ini petisi ditandangangi dan diumumkan serta disampaikan kepada Presiden untuk diterbitkan Keppres,”  kata Edi Setiawan, juru bicara Toriqoh Siddiwiyah.

Harapannya agar Presiden menerbitkan Kepres penggunaan ‘Kemerdekaan Bangsa Indonesia’, sebagai pelurusan dari kalimat ‘Kemerdekaan Republik Indonesia’ yang dinilai salah.

Sebagai bukti dukungan terhadap petisi ratusan warga juga membubuhkan tandatangan pada kain putih sepanjang 10 meter yang telah disediakan panitia.

Sebab sebelummya dengan lisan secara bersama-sama warga telah menyatakan penolakan penggunaan kalimat  yang salah dan mendukung penggunaan kalimat kemerdekaan bangsa Indonesia yang dinilai benar.(rg)


Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional