Ratusan Kondom Bekas Berserakan di RTH Jombang - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Ratusan Kondom Bekas Berserakan di RTH Jombang

Ratusan Kondom Bekas Berserakan di RTH Jombang

Jombang-(satujurnal.com)
Kondisi ruang terbuka hijau (RTH) Keplaksari Jombang memprihatinkan. Fasilitas umum yang seharusnya menjadi area yang nyaman berubah menjadi area yang dimanfaatkan untuk praktek mesum. Ratusan kondom bekas berserakan di taman yang dikelola Dinas PU Cipta Karya dan Taman Kota ini. Keseriusan Pemkab Jombang menekan praktek prostitusi dan penyebaran virus HIV/AIDS pun dipertanyakan.

Keluhan masyarakat terkait keberadaan taman yang dijadikan ajang mesum pasangan muda mudi pun mulai mengemuka.

Salah satu masyarakat, Aan Anshori, mengaku prihatin dengan kondisi itu. Sebab, tidak menutup kemungkinan ditempat umum lainya juga bernasib sama dengan RTH Keplaksari .

Selain diduga merupakan dampak dari penutupan sejumlah lokalisasi dibeberapa wilayah,  rendahnya kualitas etos masyarakat terkait tertib membuang sampah pada tempatnya diduga menjadi penyebab ulah sembarangan itu.

“Sehingga prostitusi yang ada di Kabupaten Jombang ini terjadi tanpa bisa dikontrol, siapa yang bisa menjamin misalkan paktek-praktek ini tidak semakin menyebarkan virus HIV/ AIDs dimana Jombang sendiri merupakan Kota yang menempati ranking kedua terbanyak penderita HIV/AIDs”, kata Aan Anshori, Jumat (05/08/16).

“saya tidak tahu darimana datangnya sampah kondom tersebut , kita tahu kan kondom itu terbuat dari plastik dimana membutuhkan proses pengurai yang cukup lama”, Imbuh Aan.

Sejumlah sumber dilokasi yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan bahwa di RTH tersebut kerap dijadikan ajang mesum. Selain minimnya lampu penerangan dan petugas keamanan, lokasi taman juga jauh dari keramaian sehingga dianggap cukup aman dan strategis untuk berbuat hal negatif.

Aan Anshori, berharap Dinas terkait segera bertindak tegas dan memperkuat kesadaran masyarakat terkait budaya dan cara membuang sampah yang benar.

Selain itu, Pemerintah juga diminta lebih meningkatkan kontrol pengedalian penyebabaran HIV/AIDs.

Sementara, Hingga saat ini, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Kota kabupaten Jombang belum bisa dikonfirmasi saat dihubungi melalui ponselnya terkait hal ini.(rg)



Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional