Kota Mojokerto Bebas Sampah 2020, Ning Ita : Bukan Utopia - SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional

Kota Mojokerto Bebas Sampah 2020, Ning Ita : Bukan Utopia

Kota Mojokerto Bebas Sampah 2020, Ning Ita : Bukan Utopia

Mojokerto-(satujurnal.com)
Pemerintah Kota Mojokerto tengah mengampanyekan program "Kota Mojokerto Bebas Sampah 2020".

Gerakan penanganan sampah lebih serius pun dicetuskan Walikota Ika Puspitasari. 

Bahkan, Walikota perempuan pertama di kota mungil padat penduduk ini meyakini, Kota Mojokerto menjadi bebas dari sampah, zero waste 2020 bukan utopia.

"Saya kira ini bukan hanya angan-angan dan khayalan tetapi kita semua harus yakin karena sudah ada daerah yang berhasil menjadi zero waste. Kedepan untuk membebaskan kota kita dari sampah dengan sistem zero waste harus kita realisasikan bersama-sama, dengan peran aktif seluruh masyarakat. Kita harus yakin di 2020 nanti kota kita akan bebas dari sampah,” kata Walikota Ika Puspitasari saat memberi sambutan rombongan kirab piala Adipura di rumah dinasnya, Selasa (15/1/2019).

Pejabat publik yang populer disapa Ning Ita tersebut lebih jauh mengatakan, penganugerahan Adipura yang ketiga kalinya  harus dijadikan   pemacu untuk mencapai target zero waste  kurun dua tahun kedepan.

 “Saya berharap Adipura ini bisa ada tindak lanjut yang lebih baik. Kita punya tenaga atau kader PSN yang jumlahnya lebih dari 1000 orang, Ketua RT, lurah dan 240 orang lebih pasukan kuning. Ini bisa menjadi penggerak motivasi kepada masyarakat dalam mengelola sampah yang bersumber dari rumah tangga.” ujar Ning Ita.

Agar ke depan tidak lagi ada timbunan sampah di TPA setelah ada pemilahan, katanya lagi, harus ada inovasi dari Kota Mojokerto tentang persampahan. 

Selain itu. Ia juga merencanakan merevitalisasi tugu Adipura yang ada di perempatan Jalan Bhayangkara.

“Revitalisasi ini sebagai bentuk rasa syukur dan rasa bangga kita karena itu menunjukkan sebagai pengakuan bahwa kota kita adalah kota bersih,” cetus dia.

Tak hanya itu, ia juga berencana membangun tugu Adipura minimal setinggi 20 meter di pertemuan Sungai Brantas dan Kali Klothok sebagai penanda bahwa Mojokerto adalah kota peraih Adipura dan kota yang sehat. (one)

Artikel terkait lainnya

Baca juga artikel ini

Copyright © SatuJurnal.com | Portal Berita Mojokerto, Jombang, Surabaya, Jawa Timur dan Nasional